Seminar Pangan Daerah, Bupati: Saatnya Membangun Nagari Mantap

Seminar Pangan Daerah, Bupati: Saatnya Membangun Nagari Mantap

Seminar Pangan Daerah, Bupati: Saatnya Membangun Nagari Mantap

Seminar Pangan Daerah, Bupati: Saatnya Membangun Nagari Mantap

Seminar Pangan Daerah, Bupati: Saatnya Membangun Nagari Mantap

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Guna membangun Nagari Mandiri dan Tahan Pangan (Mantap) yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah daerah tahun 2016-2021, pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota melalui Dinas Pangan setempat menggelar Seminar di Aula kantor bupati, Bukik Limau Sarilamak, kemaren.

Bupati Limapuluh Kota dalam sambutannya yang disampaikan Asisten Perekenomian dan Pembangunan, Fitma Indrayani mengatakan Komitmen dan kesungguhan masing-masing pihak diharapkan dapat mendukung terlaksananya program Nagari Mantap di Kabupaten Limapuluh Kota.

“Hal ini, merupakan salah satu alternatif dan solusi dari pembangunan nagari didaerah sebagaimana yang tertuang pada RPJMD 2016-2021. Karena dengan kebersamaan kita bisa membangun Nagari dan saatnya kita bangun Nagari MANTAP di Limapuluh Kota,”ujarnya.

Dikatakannya, pangan merupakan kebutuhan yang sangat penting dan strategis bagi keberlansungan hidup manusia, sebab konsumsi pangan adalah salah satu syarat utama penunjang kehidupan, sehingga pangan ditetapkan sebagai bagian dan hak asasi manusia yang penyelenggaraannya wajib dijamin oleh negara.

“Apabila suatu daerah tidak mandiri dalam pemenuhan pangan masyarakatnya, maka kedaulatan daerah tersebut bisa terancam. Dibandingkan dengan pertumbuhan sektor industri dan jasa yang identik dengan ekonomi perkotaan, sektor pertanian menjadi semakin tertinggal,”tambahnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, setiap daerah mencoba melakukan tindakan intervensi untuk mengurangi tingkat kesenjangan antar wilayah dengan melakukan pembangunan pedesaan. pemenuhan kebutuhan pangan di nagari perlu menjadi suatu kebijakan yang kongkret oleh pemerintah daerah, pemerintah nagari, salah satunya memnafaatkan potensi sumber daya alam, manusia, sosial, ekonomi dan kearifan lokal secara bermanfaat.

“Tantangan sektor pertanian yang harus dihadapi bagaimana meningkatkan daya saing komuditas pertanian dengan karakteristik yang sesuai keinginan konsumen dan memiliki daya saing yang tinggi, baik dipasar domestik ataupun pasar ekspor. pengembangan daya saing dan ekspansi pasar komuditas ekspor tradisional harus lebih ditingkatkan, terutama penegmbangan produk olahan pertanian,”ajaknya.

Dijelaskannya, program nagari mantap ini merupakan salah satu impelementasi kegiatan penangulangan kemiskinan dan kerawanan pangan di nagari sebagaimana menintegrasikan program tersebut dapat dilaksanakan pemerintah daerah, nagari, masyarakat maupun pihak swasta, sehinga kedepannya tidak ada lagi nagari yang tidak mandiri dari aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial politik menuju ketahanan pangan yang ideal.

Diharapkan dengan program nagari Mantap ini dapat meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mengembangkan kemandiriannya, meningkatkan peran dan fungsi kelembagaan masyarakat dinagari. dan menumbuh kembangkan agar mau dan mampu serta memiliki motivasi untuk memanfaatkan sumberdaya yang ada.”Gerekan perubahan perlu kita lakukan, motivasi perlu kita tingkatkan, kemendarian perlu kita pertimbangkan agar masyarakat hidup sejahtera,”pungkasnya.

Sementara itu, Ketua panitia penyelenggara, Kepala Dinas Pangan setempat, Gustian Laora mengatakan kegiatan ini bertujuan menyatukan presepsi seluruh stackholder baik pemerintah daerah maupun pemerintah nagari dalam mencapai visi-misi daerah yang tertuang dalam RPJMD daerah.

“Diperlukan langkah kerja bersama dalam rangka pembangunan daerah khususnya pembangunan nagari, untuk itu kita libatkan seluruh unsur untuk bisa mengembangkan ketahanan pangan membangun nagari mantap yang akan berdampak kepada masalah ekonomi masyarakat,” ujarnya.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas