Seorang Ayah Mencakar-Cakar Wajah Anaknya Hingga Berdarah-Darah

Ilustrasi Penganiayaan

Ilustrasi Penganiayaan

PADANGTODAY.COM– Ali Muhtar (52) kembali berurusan dengan polisi. Padahal dia belum genap 3 bulan keluar dari penjara karena kasus pembunuhan. Pria yang sehari-hari sebagai tukang parkir itu dilaporkan oleh anak kandungnya sendiri, Muhammad Sholeh (20) karena melakukan tindak penganiayaan.

Tersangka diamankan pada Jumat (30/1) pukul 08.30 WIB di Parkiran Utara Pasar Sukun Jalan Supriadi, Kecamatan Sukun. Muktar akan dijerat pasal 44 ayat 1 Undang-undang nomor 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Sebelum Sholeh melapor, awalnya terlibat pertengkaran dipicu urusan setoran parkir. Keduanya sama-sama menjadi tukang parkir secara shift di parkiran utara Pasar Sukun. Saat itu pagi hari, giliran Sholeh menggantikan ayahnya.

Namun Muhtar tidak menyerahkan uang hasil parkirannya. Saat ditanya justru marah-marah, dan mendorongnya hingga terjatuh ke sepeda motor yang terparkir.

Seperti belum puas, Muhtar mencakar-cakar wajah anaknya hingga berdarah-darah. Sementara sang anak tidak berusaha memberikan perlawanan.

“MS ini anak pertama dari istri 2. Tersangka juga baru saja menyelesaikan hukuman karena kasus pembunuhan. Tersangka pernah membunuh istrinya sendiri,” kata AKP Nunung Anggraeni, Bagian Humas Polres Kota Malang, Kamis (5/2/2015).

Sementara itu berdasarkan data pencarian, Muhtar pernah divonis hukuman 7 tahun penjara karena membunuh istrinya sendiri. Pelaku membunuh sang istri karena alasan cemburu alias perselingkuhan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya Muhtar menjalani penyidikan. Sebagai barang bukti disita KTP dan KK yang menunjukkan adanya hubungan keduanya sebagai ayah dan anak.

(has/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*