Seorang Narapidana Mendapat Ganti Rugi US$ 1 Juta

Ilustrasi

Ilustrasi

Advertisements

PADANGTODAY.COM– Seorang narapidana di Ohio, Amerika Serikat mendapat ganti rugi US$ 1 juta (Rp 13 miliar) karena mendekam di penjara atas pembunuhan yang tidak dilakukannya. Pria ini dibui selama 39 tahun sebelum akhirnya bebas.

Ricky Jackson mencetak sejarah sebagai narapidana di AS yang paling lama ditahan, dan kemudian dibebaskan setelah dinyatakan tidak bersalah.

Hakim di pengadilan klaim Ohio memerintahkan agar negara membayar ganti rugi sebesar US$ 1 juta kepada Jackson. Saat dimintai tanggapan, Jackson malah terkejut.

“Wow, saya tidak tahu,” ucap Jackson kepada media setempat, Cleveland Plain Dealer.

Jackson mengaku dirinya baru mengetahui kabar soal uang ganti rugi itu dari wartawan. “Wow, wow, wow, itu menakjubkan. Saya tidak tahu harus berkata apa. Ini akan sangat berarti,” imbuhnya.

Pada tahun 1975 lalu, Jackson dinyatakan bersalah bersama dua terdakwa lainnya atas pembunuhan seorang salesman Harold Franks. Saat itu, seorang anak berusia 12 tahun, Eddie Vernon mengaku melihat serangan terhadap korban.

Tahun lalu, Vernon yang berusia 53 tahun mencabut testimoninya. Kepada otoritas setempat dia mengakui, dirinya tidak pernah menyaksikan langsung pembunuhan korban. Dengan pencabutan testimoni itu, tidak ada bukti lain yang menunjukkan keterlibatan Jackson dalam kasus ini.

Sejak 21 November 2014, Jackson akhirnya bisa menghirup udara bebas. Dia dibantu tim pengacara dari Ohio Innocence Project, yang mengajukan mosi ke pengadilan pada Maret 2014, meminta digelarnya persidangan baru atas kasus Jackson yang kemudian menyatakan Jackson tak bersalah.

(nvc/ita/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*