Seorang Pekerja Bagian Dari Perakitan Handset IPhone 6 Dilaporkan Meninggal

ilustrasi Pekerja IPhone 6

ilustrasi Pekerja IPhone 6

PADANGTODAY.COM– Seorang pekerja pabrik China yang menjadi bagian dari perakitan handset iPhone 6 dilaporkan meninggal karena kelelahan karena mendapat jam lembur berlebihan dari pabrik tempatnya bekerja.

Tian Fulei yang berusia 26 tahun menjadi pekerja di sebuah pabrik bernama Pegatron yang jadi salah satu Apple pemasok hardware China ditemukan tewas di dalam pabrik ketika masuk jam lembur.

Dilansir Daily Mail, pihak keluarga disebut menyalahkan tuntutan kerja yang tinggi di pabrik tersebut yang diduga sebagai penyebab kematiannya. Pihak keluarga juga mengatakan jika Tian sebelumnya dalam keadaan sehat. Bahkan keluarga menyebutkan jika Tian telah merencanakan pernikahan dalam waktu dekat.

Pihak Pegatron sendiri dikabarkan telah memberikan santunan pada keluarganya sebesar 80.000 yen atau sekitar Rp 169 juta sebagai ungkapan bela sungkawa.

Berdasarkan lansiran tersebut, pihak kepolisian setempat telah menetapkan jika kejadian yang menimpa Tian Fulei merupakan’kematian mendadak’, tapi belum ada tindakan lebih lanjut yang akan dilakukan seperti otopsi jenazah.

Pihak Pegatron sendiri mengatakan jika pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait kasus ini dan tetap berujar jika keselamatan pekerja adalah prioritas utama mereka.

Laporan ini sendiri kembali menjadi noda hitam bagi Apple yang mana sebelumnya juga telah diserang berbagai laporan iklim kerja yang tak manusia di perusahaan yang masuk rantai pemasok handset buatannya. Apple tercatat pernah dikritik keras atas kondisi di pabrik pemasok asal China lainnya, Foxconn. Terutama atas serentetan kejadian bunuh diri oleh para pekerja di sana pada tahun 2010 dan 2011.

Salah satu laporan terbaru muncul dari China Labor Watch (CLW) yang mengklaim bahwa Apple tidak dapat secara efektif memantau standar di beberapa rantai perusahaan pemasok hardwarenya.

(dzm/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas