Seorang Penambang Pasir Tewas Terkena Runtuhan Material Batu Merapi

Ilustrasi mayat.

Ilustrasi mayat.

PADANGTODAY.COM-Sebuah tebing di jalur sungai Kaliworo lereng Gunung Merapi, desa Sidorejo Kecamatan Kemalang Klaten Jawa Tengah, Rabu (28/01) sekitar pukul 08.00 WIB runtuh. Seorang penambang pasir bernama Suwarman (40) dikabarkan tewas terkena reruntuhan material batu.

Warga Dusun Modinan, Desa Kanoman, Kecamatan Karangnongko, Klaten tersebut mengalami luka serius di kepala sebelah kanan. Korban langsung dibawa ke rumah duka oleh keluarganya. Menurut rencana oleh pihak keluarga akan langsung dimakamkan siang ini.

Informasi yang dihimpun merdeka.com menyebutkan saat peristiwa terjadi, Suwarno sedang menggali pasir di kawasan cekdam (bendungan). Di sungai yang merupakan alur lahar dingin Merapi tersebut Suwarno sedang menambang pasir bersama warga lainnya.

“Saat itu kami sedang menambang di tempat lain, dekat lokasi runtuh. Tiba-tiba ada suara gemuruh dari arah atas tebing. Kami lari menyelamatkan diri,” ujar Karyono, salah seorang saksi yang juga penambang pasir.

Namun naas, Suwarno tak bisa menghindar dan tertimpa longsoran batu. Usai longsor, lanjut Karyono, warga dan sejumlah relawan langsung melakukan evakuasi. Sekitar 2 jam kemudian korban berhasil ditemukan, meski dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Usai peristiwa itu aktivitas penambangan pasir di sungai Kaliworo dihentikan. Kondisi alur sungai Kaliworo cukup lengang, tak seperti hari-hari biasanya. Ratusan penambang pasir tradisional yang setiap hari mencari pasir pun memilih berhenti sejenak.

Sebagian penambang memilih melayat ke rumah duka. Ratusan truk juga tidak terlihat lalu-lalang di lokasi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Klaten, Sri Winoto mengaku prihatin dengan peristiwa tersebut.

“Saya mengingatkan para penambang agar lebih berhati-hati saat mencari pasir di Kaliworo,” pungkasnya.

(hhw/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*