Sidang Paripurna DPRD Skor Dua Kali, Kepala Daerah Terbentur Agenda Lain

Serah-terima jabatan wali nagari di kenagarian Kecamatan Harau dan nagari Sungai Beringin, Kecamatan Payakumbuh, Limapuluh Kota, Rabu (27/7).

Serah-terima jabatan wali nagari di kenagarian Kecamatan Harau dan nagari Sungai Beringin, Kecamatan Payakumbuh, Limapuluh Kota, Rabu (27/7).

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Limapuluh Kota kali ini berlangsung menarik. Sidang Paripurna DPRD yang digelar pada Senin (5/9) kemarin itu berbeda dari sidang biasanya. Sidang yang sudah jadwalkan oleh Badan Musyawarah DPRD itu, justru sempat di skor dua kali.

Dua kali skornya Sidang Paripurna dalam agenda penyampaian pandangan fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Susunan dan Pembentukan Organisasi Perangkat Daerah itu disebabkan tidak hadirnya Kepala Daerah untuk mengikuti sidang.

“Dari jadwal awal, sidang dimulai pukul 10. 00 WIB. Kemudian di skor lagi pukul 11.00 WIB dan akhirnya di mulai pada pukul 14.00 WIB,” terang Yakubis salah seorang anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota.

Begitu juga yang dikatakan anggota dewan lainnya, Yosrizal Parmato Alam dari PAN. Disampaikannya, Sidang Paripurna DPRD  sudah dijadwalkan sebelumnya. Hanya saja diskor sebab Kepala Daerah tidak hadir.

“Ini untuk kepentingan daerah dalam pandangan strategis untuk kemajuan daerah kedepannya,” ucap Yosrizal Parmato Alam.

Pada jadwal pertama pukul 10.00 WIB itu, dari informasi yang didapat, saat bersamaan Bupati Limapuluh Kota tidak sempat hadir karena adanya kunjungan Wakil Presiden ke Sumbar. Karena itu sidang di skor jadi pukul 11.00 WIB dan menurut rencana sidang akan dihadiri Wakil Bupati Limapuluh Kota.

Ketika pukul 11.00 WIB, ternyata Wakil Bupati Limapuluh Kota ada agenda lain untuk melantik salah seorang Walinagari terpilih di Kabupaten Limapuluh Kota. Karena itu, terpaksa sidang diskor jadi pukul 14.00 WIB. Saat Sidang Paripurna pukul 14.00 WIB itu, barulah sidang dimulai dan diikuti oleh anggota DPRD Limapuluh Kota, serta Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota.

Secara terpisah, Sekretaris DPRD Limapuluh Kota, Desri mengatakan, sidang diskor sebab Bupati dan Wakil Bupati ada jadwal lain bersamaan dengan jadwal Sidang Paripurna. Bahkan, Ketua DPRD Limapuluh Kota turut mendampingi Wakil Bupati dalam serah-terima jabatan salah seorang Walinagari terpilih.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas