Sikapi Pandemi Covid 19, Layanan Disdukcapil Terapkan Sistem Online

Padangpanjang, TODAY—Mengacu pelaksana Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 96 Tahun 2018 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Padangpanjang terapkan sisitem online selama masa pandemi Covid 19.

Kepala Disdukcapil Kota Padangpanjang, Dra. Maini, MM mengatakan tetap melayani masyarakat selama pandemi virus corona (covid 19) dengan memaksimalkan sistem Pelayanan Dokumen Kependudukan Online (PADUKO) serta pelayanan melalui aplikasi WhatsApp.

“Untuk pengurusan dokumen, masyarakat bisa langsung mengakses layanan pada website www.paduko.padangpanjang.go.id untuk 19 pelayanan, dengan memasukkan NIK dan passwordnya ‘nama ibu kandung’ yang ditulis dengan huruf kecil. Namun untuk pelayanan yang belum tersedia di PADUKO, masyarakat melakukan via WhatsApp yang telah disediakan,” tutur Maini.

Selain itu selama pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Disdukcapil dikatakan Maini juga meniadakan layanan pengantaran dokumen kependudukan kepada masyarakat seperti sebelumnya.

“Namun jika dokumen yang diperlukan itu mandesak, masyarakat bisa mengambil ke petugas di kantor. Akan tetapi tidak diperkenankan masuk dan hanya menunggu petugas menyerahkan di luar kantor,” jelasnya sembari menyebut bahwa masyarakat wajib menggunakan masker, sarung tangan atau mentaati SOP Covid 19.

Berkaitan dengan ketentuan dan dasar pelaksanaan pelayanan adminduk, Maini menyebut tentang Perubahan UU Nomor 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan yang telah di sahkan oleh DPR RI pada tanggal 26 November tahun 2013 sebagai perubahan yang mendasar dibidang adminduk.

Tujuan Utama dari perubahan dimaksud, dikatakannya untuk meningkatkan efektivitas pelayanan adminduk kepada masyarakat, menjamin akurasi data kependudukan dan ketunggalan NIK serta ketunggalan dokumen kependudukan.

Kemudian Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 108 Tahun 2019 tentang Peraturan Pelaksana Perpres Nomor 96 Tahun 2018 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil menjelaskan beberapa hal antara lain ;

a. Pasal 39 ayat 2 berbunyi : pelayanan pencatatan sipil dilakukan secara daring;

b. Pasal 39 ayat 3 berbunyi : Dalam hal penduduk tidak dapat menggunakan fasilitas pelayanan secara daring, penduduk menggunakan pelayanan manual;

c. Pasal 43 ayat 1 berbunyi : Pencatatan Kelahiran WNI di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana dimaksud pasal 42 huruf a, harus memenuhi persyaratan :

  • Surat keterangan kelahiran
  • Buku nikah/ kutipan akta perkawinan atau bukti lain yang syah
  • KK dimana penduduk terdaftar atau akan didaftarkan sebagai anggota keluarga
  • KTP-el

d. Pasal 48 ayat 1 berbunyi : Dalam hal pencatatan kelahiran yang tidak dapat memenuhi persyaratan berupa : Buku nikah/ kutipan akta perkawinan atau bukti lain yang syah dan status hubungan dalam keluarga pada KK tidak menunjukkan status hubungan perkawinan sebagai suami istri maka dalam register akta kelahiran dan kutipan akta kelahiran sebagai anak seorang ibu;

e. Pasal 48 ayat 2 berbunyi : Dalam hal pencatatan kelahiran yang tidak dapat memenuhi persyaratan berupa : Buku nikah/ kutipan akta perkawinan atau bukti lain yang syah dan status hubungan dalam keluarga pada KK menunjukkan status hubungan perkawinan sebagai suami istri maka dalam register akta kelahiran dan kutipan akta kelahiran sebagai anak ayah dan ibu dengan tambahan frasa yaitu : yang perkawinannya belum tercatat sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

f. Pasal 65 berbunyi : Pencatatan Kematian bagi penduduk yang tidak terdaftar dalam KK dan database kependudukan dilakukan melalui penetapan pengadilan.

Sebagai mana diinformasikan sebelumnya, Maini mengatakan terhitung sejak 7 April 2020 lalu, Diskdukcapil Padangpanjang tidak lagi melakukan pelayanan tatap muka. Terkecuali untuk layanan perekaman KTP elektronik bagi pemula. “Sedangkan bagi perantau, layanan dapat diberikan sampai masa karantina 14 hari habis atau yang bersangkutan dinyatakan aman dari Covid 19,” tegas Maini. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas