SKY BRIDGE DITARGETKAN SIAP SEPTEMBER 2017

Padang,Padang-today.com – Pembangunan jembatan (sky bridge) itu, nanti menghubungkan dari bandara Internasional Minangkabau (BIM),Ketaping,Padangopariaman dengan stasiun kereta ditargetkan siap dikerjakan bulan September 2017.

Advertisements

“Bangunan fisik Sky Brige sudah mulai dikerjakan, ditargetkan selesai dikerjakan September 2017,”kata General Manager AP II BIM, Suparlan di Padang.

Ia menjelaskan, bandara ini akan menjadi bandara kedua di Indonesia setelah Kualanamu, yang dilengkapi kereta bandara.

“Skybridge tersebut didesain berbelok dari stasiun dan tepat tiba di areal bandara yang berjarak sekitar 200 meter,”ungkapnya.

Sky Brigde di bangunan lanjut Suparlan agar mempermudah penumpang dari stasiun kereta api menuju bandara. “Jika ini selesai, maka masyarakat yang turun di stasiun bisa langsung masuk ke bandara tanpa harus keluar. Ini akan lebih efektif,”jelasnya.

AP II selaku pengelola bandara akan melakukan pembenahan di sejumlah sisi di BIM tersebut. Bila sebelumnya pembenahan dilakukan pada sejumlah tiket bandara, kini hal serta dilakukan pada sisi dan bidang lainnya, supaya kenyamanan para pengguna jasa penerbangan di BIM bisa lebih baik dari sekarang ini.

“Insya Allah, Juli 2017 ini, kami dari AP II akan melakukan revitalisasi atau peremajaan terminal, dan direncanakan pengerjaan revitalisasi itu paling lembat selesai pertengahan 2018,” ujar Suparlan.

Ia mengatakan, sekarang in bandara BIM ini sudah berumur 10 tahun lebih. Maka seharusnya dilakukan peremajaan.

“Kemudian, sejalan dengan peremajaan bandara itu, pihak AP II juga akan menambah beberapa fasilitas bagi penumpang pelayanan pihak bandara kepada pengguna jasa penerbangan,”katanya.

Ia menjelaskan, pembenahan juga dilakukan pada bagian terminal dan ruang tunggu keberangkatan penumpang. Soalnya kan hari jumlah penumpang yang melewati BIM terus meningkat.

“Saat ini jumlah traffic dari pengguna jasa penerbangan di BIM sudah mencapai 3,6 juta orang per tahun, sementara kepasitas tampung di ruang tunggu tersebut hanya mencapai 1,5 juta orang. Jadi sudah waktunya dikembangkan,”ujarnya.

Pihak bandara juga melakukan pembenahan terhadap sejumlah tenant. Kios yang ada di bandara akan diperbaiki, bagi penyewa untuk tetap menjaga kebersihan selama berjualan di kawasan bandara.

Selain itu, tambah Suparlan juga akan ada perluasan bandara dari 2.0568 meter persegi menjadi 36.000 meter persegi. “Ini masuk dalam pembangunan tahap satu. Kemudian setelah itu, di tahap dua, akan ada perluasan lagi 49.000 meter persegi,”imbuhnya.(deri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*