Snack Berbahaya Tak Layak Konsumsi Disita Tim Gabungan

Tim Gabungan razia Snack berbahaya.

Tim Gabungan razia Snack berbahaya.

Advertisements

TanahDatar,PADANGTODAY.com-Tim Gabungan Pengawasan obat dan Makanan Tanah Datar Rabu 25/02 lakukan pemeriksaan di seluruh grosir yang menjual jenis makanan ringan yang ada di sekitar Pasar Kota Batusangkar.

Tim yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Polres, Satpol PP, kesbangpol Tanah Datar dan Camat Limo Kaum lakukan inspeksi di pimpin langsung kepala Dinas Kesehatan Tanah Datar dr. Dasmi Warita, M.Kes melakukan razia terhadap jenis Snack yang biasa di konsumsi oleh anak-anak yang terindikasi sangat berbahaya jika di konsumsi.

“Berdasarkan laporan masyarakat tentang telah beredar nya jenis Snack yang berbahaya ini di kota Batusangkar, maka kami bersama tim Gabungan melakukan razia di seluruh Grosir di pasar Pasar Batusangkar,”ujar Dasmi.

Saat lakukan razia ini di temukan 3 jenis snack tersebut dengan merk Mandi Uang, Boom Duit, dan Kuping Gajah. Jenis jenis Snack ini terindikasi merupakan bahan yang di gunakan untuk Pakan Ternak, yang Pabriknya berada di Surabaya.

“Merk snack tersebut juga tidak mencantumkan tanggal kadaluarsa/expired dan mengunakan izin Depkes yang tidak berlaku lagi dengan kode izin Dep.Kes.RI.No.SP 1279/13.01/97, izin ini terindikasi Palsu,” tambah dr.Dasmi Warita.

Pada saat razia jumlah makanan ringan tiga merk ini yang di amankan oleh tim Gabungan ini sebanyak 5 karton besar dari sekitar puluhan Grosir yang tersebar di Pasar Batusangkar.

Tim Polres Tanah Datar yang ikut mendampingi Razia di pimpin Kasat Reskrim Polres AKP Wahyudi menyatakan bahwa saat ini kepolisian baru dalam upaya pembinaan terhadap para pedagang yang menjual jenis Snack berbahaya ini.

“Aksi ini akan di lanjutkan dengan melayangkan himbauan kepada para pedagang di seluruh wilayah hukum kabupaten Tanah Datar sampai pada tingkat Nagari dan Jorong untuk tidak memperjualbelikan jenis Snack ini lagi, karena sangat berbahaya terhadap kesehatan, dan di sarankan bagi masyarakat yang memiliki anak-anak jika menemukan jenis Snack di atas di sarankan untuk tidak membeli dan mengkonsumsinya, dan jika nanti masih di temukan lagi pedagang yang menjual jenis Snack ini kami akan bertindak berdasar hukum positif yang ada,” tegas Wahyudi.(rommy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*