Sosialisasi GISA Ciptakan Masyarakat Tertib Adminduk

Padang Panjang, Padang-Today.com – Untuk mensukseskan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) di Kota Padang Panjang Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Adakan Sosialisasi Kebijakan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Tahun 2018 di Aula Camat Timur, Selasa (16/10).Acara dibuka secara langsung oleh Walikota Padang Panjang Fadly Amran di dampingi Kadis Disdukcapil Dra.Maini, MM, Camat Timur Doni Rahman, dan pejabat lainnya serta 150 orang peserta sosialisasi.

Administrasi Kependudukan merupakan rangkaian kegiatan penataan dan penertiban dalam penerbitan dokumen dan data kependudukan melalui pendaftaran penduduk, pencatatan sipil, pengelolaan informasi penduduk serta pendayagunaan hasilnya untuk pelayanan publik, pemerintah, dan pembangunan.

Sebagaimana diketahui bahwa, kebijakan nasional di bidang administrasi kependudukan berkembang sangat pesat dan dinamis. Kemajuan itu selain memudahkan pemerintah dalam mengelola data informasi kependudukan secara langsung, juga bermanfaat bagi masyarakat.

“Diantaranya terciptanya peningkatan kualitas layanan kependudukan dan terdokumentasikannya data kependudukan secara valid”, jelas Fadly.

Mei 2018 lalu, Disdukcapil Padang Panjang telah meluncurkan 4 capaian program GISA, yaitu program sadar kepemilikan dokumen kependudukan, program pemutakhiran data kependudukan, pemanfaatan data kependudukan serta program sadar melayani administrasi kependudukan menuju masyarakat bahagia. Dan program tersebut sudah dilaksanakan di dua kelurahan yakni Kelurahan Koto Katiak dan Kelurahan Pasar Usang.

“Kami harap kepada Disdukcapil bagaimana program GISA ini terlaksana tidak hanya di dua kelurahan saja, tetapi secepatnya juga terlaksana di kelurahan – kelurahan yang lain”, tambahnya.

Sementara itu, Fadly berpesan kepada seluruh peserta sosialisasi diharapkan setelah mengikuti sosialisasi ini, peserta mampu menciptakan inovasi baru sehingga mampu memberikan pelayanan prima untuk masyarakat. Seperti layanan inovasi yang diciptakan Disdukcapil yang dikenal dengan nama 3 in 1, 4 in 1 dan 5 in 1.

“Maka dari itu, kami ingin kepada peserta sosialisasi, carilah inovasi yang dapat membedakan kita dengan kota lain karena yang dinilai masyarakat itu adalah inovasi baru yang mampu memberi nilai lebih”, tutup Fadly.

Sementara Maini menambahkan sosialisasi yang diikuti oleh Lurah se- Kecamatan Padang Panjang Timur, Ketua LPM dan Ketua RT/ RW se – Kelurahan Padang Panjang Timur ini , diharapkan peserta memahami tentang arti pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan, manfaat dan kegunaannya.

“Tujuannya, agar masyarakat Padang Panjang nantinya memiliki dokumen kependudukan sehingga terciptanya legalitas masing – masing individu serta tercapainya tertib administrasi kependudukan di Padang Panjang”, tambahnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas