Suguhan Budaya Karawitan dari Pemuda untuk Pemuda

 

Advertisements
Konser Karawitan Indonesia.

Konser Karawitan Indonesia.

Jakarta, PADANGTODAY.com-Delapan penampil karawitan dari delapan wilayah di Indonesia berhasil menghipnotis ratusan siswa yang hadir di Gedung Kesenian Jakarta hari ini, Selasa (28/10). Kehadiran ratusan siswa ini disini khusus untuk menyaksikan Konser Karawitan Muda Indonesia (KMI) yang dibuka bertepatan dengan peringatan hari sumpah pemuda.

Dengan semangat sumpah pemuda, para penampil yang berusia tidak lebih dari 25 tahun ini berkomitmen untuk melestarikan musik karawitan asli daerah. KMI ke-8 kali ini akan berlangsung selama dua hari. Acara tersebut terselenggara atas kerja sama Komisi Nasional Indonesia untuk Unesco (KNIU) dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta.

Ketua Harian KNIU Arief Rachman mengatakan, khusus di hari pertama KMI diperuntukkan bagi siswa. Tujuannya, kata Arief, untuk menularkan apresiasi terhadap musik daerah sehingga para siswa juga ikut berperan dalam pelestarian budaya. “Bahkan kita berharap adik-adik bisa jadi pelaku dalam pelestarian tersebut, “kata Arief pada konferensi pers sebelum KMI ke-8 dibuka, di Gedung Kesenian Jakarta, Selasa (28/10).

Arief mengatakan, terselenggaranya KMI ke-8 merupakan bagian dari komitmen dan upaya berkelanjutan KNIU dalam meningkatkan partiaipasi aktif pemuda dalam pelestarian kebudayaan nasional.

Di tempat yang sama, penggagas awal KMI Edi Sedyawati, mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan para pemuda Indonesia dapat menjadi pemilik sepenuhnya khasanah musik karawitan Indonesia dan turut berperan aktif dalam pengembangannya. Edi mengatakan, Gedung Kesenian Jakarta merupakan gedung pertunjukan yang memiliki kualitas akustis terbaik dari semua gedung kesenian di Indonesia. Itu sebabnya, Pemda DKI memilih gedung tersebut sebagai lokasi pergelaran.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Arie Budhiman, mengatakan, KMI merupakan komitmen pemda DKI dalam melestarikan budaya karawitan.

Adapun delapan penampilan yang disuguhkan dalam KMI ke-8 ini adalah, Raja Dogar (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Garut), Rebana Biang (SMKN 57 Jakarta), Jegog Bali (Jes Gamelan Fusion Bali), Gending Rampak Topeng (Pusat Pengembangan Kesenian Cirebon), Sasando Gong (Jackson Sasando NTT), Sike Rebana (Sanggar Melati Kerinci, Bengkulu), Taganing (SMKN 11 Medan, Sumatera Utara), dan Rampak Bedug Banten (SMAN 2 Pandeglang, Banten).

Selain delapan penampil tersebut, KMI ke-8 juga didukung oleh tim ahli lainnya, yaitu I Gusti Kompyang Raka, Dwiki Dharmawan, Jabatin Bangun, Nyak Ina Raseuki, dan Madio Sudarmo. Di hari kedua besok, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan dijadwalkan hadir untuk melihat langsung konser tersebut. (dil/Aline Rogeleonick)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*