Suhatri Bur, Kerajinan di Padangparaiaman Perlu Bimbingan

Wakil Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur pada saat mengunjungi salah satu pengerajin sulaman di Padangparaiaman, Jum'at `13-01-2017

Wakil Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur pada saat mengunjungi salah satu pengerajin sulaman di Padangparaiaman, Jum’at `13-01-2017

Advertisements

Padang-today.com__Padangpariaman dikenal sebagai pengerajina sulaman, sehingga hasil kerajinan tersebut, banyak dikenal di berbaai daerah dan luar daerah. Untuk peningkatan kerajinan itu perlunya pihak Pemkab padangpariaman memberikan bimbingan dan pelatihan bagi pengerajin tersebut. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur pada saat membuka program pelatihan sulaman 3 in 1 pembuatan hiasan busana dengan alat jahit tangan sulaman peniti, Jum’at 13-01-2017 beberapa waktu lalu.

Suhatri Bur menyatakan daerahnya terkenal dengan hasil kerajinan sulaman yang indah dengan berbagai jenis motif khas minangkabau. Pengembangan kerajinan tersebut untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan menekan angka kemiskinan di Kabupaten Padangpariaman.

“Saat ini hasil kerajinan tersbeut sudah diekspor ke luar negeri, ke Malaysia. Karena itulah kita perlu meningkatkan kualitas hasil sulaman masyarakat Padangpariaman. Kita perlu memberikan pelatihan kepada para pesulaman masyarakat Padangpariaman. Sehingga mereka memiliki kreasi untuk kemajuan industri sulaman di Kabupaten Padangpariaman,” kata Suhatri Bur.

Katanya, sampai saat ini hasil kerajinan sulaman masyarakat Padangpariaman sangat digemari semua kalangan. Namun, belakangan beredar cerita bahwa bukan lagi hasil sulaman yang diekspor, melainkan orang-orang yang menyulam tersebut yang diangkut ke sana.

Di negeri jiran itu, jelas Suhatri Bur,  tangan-tangan terampil mereka dikaryakan dan diupah untuk membuat sulaman. Negeri ini akan kehilangan sulaman indah bila tidak lagi dihasilkan di tanah kelahirannya meskipun tradisi merantau dan kerja keras dikenal melekat pada masyarakat Padangpariaman.

“Karena itulah kita perlu memberdayakan kerajinan sulaman ditengah-tengah masyarakat dengan meningkatkan hasil kualitasnya. Semua itu sangat penting dalam rangka antisipasi pengrajin sulaman yang dibawa ke negara tetangga dapat diantisipasi. Dukungan semua pihak sangat menentukan agar kerajian sulaman Padangpariaman terus berjaya dalam meningkatkan ekonomi masyarakat daerah kita ini,” ujarnya.

Dengan demikian lanjutnya, pelatihan yang dilaksanakan ini sangat begruna untuk menjadikan kerajinan sulaman sebagai home industri di seluruh penjuru rumah masyarakat dalam Kabupaten Padangpariaman. “Semoga masyarakat Padangpariaman mampu menjadi sentral industri pembuatan sulaman – sulaman di Sumatera Barat umumnya Indonesia,” ujarnya.

Setelah acara tersebut Suhatri Bur bersama Kepala Diklat Industri Padang meninjau kondisi mesin pengolahan Coklat di SMK 1 Enam Lingkung. Peninjauan tersebut dalam rangka mengalakan industri dalam Kabupaten Padangpariaman disamping sulaman daerahnya juga kaya dengan potensi coklat.

Jadi pengolahan coklat, tamba Suhatri Bur, perlu juga dilestarikan di Kabupaten Padangpariaman. Sehingga potensi coklat di Padangpariaman dapat menjadikan daerah ini sebagai wisata coklat di Padangpariaman. “Kita mengatakan demikian, karena potensi Padangpariaman sangat banyak dalam memajukan ekonomi masyarakat. Kita Pemkab Padangpariaman sangat berkomitmen untuk semua itu,” tandasnya mengakhiri. (sg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*