Suhatri Bur, Mahasiswa Agar Dapat Berbaur Dengan Masyarakat

Suhatri Bur Menerima Kunjungan Dari Sejumlah Mahasiswa dari Perguruan Tinggi Sumbar

Padangpariaman, Padang-today.com__Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur menerima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari beberapa perguruan tinggi yang ada di Sumbar yang nantinya akan ber KKN di sejumlah Nagari di Padang Pariaman.

Ia meminta mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi yang melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) di daerahnya menyosialisasikan kepada masyarakat setempat untuk mempercepat membentuk Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag).

“Salah satu program unggulan pemerintah saat ini yaitu Badan Usaha Milik Desa atau di sini bernama BUMNag,” kata Suhatri saat menyambut kedatangan mahasiswa KKN dari lima perguruan tinggi di Sumbar, Parit Malintang, Selasa, 11-07-2017.

Ia mengatakan kehadiran BUMNag di setiap nagari yaitu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat seperti dengan menampung hasil produksi usaha mikro kecil menengah di daerah dan menjualnya ke daerah lain.

Pada tahun ini, lanjutnya, pihaknya berupaya agar 103 nagari yang ada di daerah itu memiliki BUMNag sehingga dapat mempercepat pertumbuhan perekonomian masyarakat.

“Saat ini baru tiga BUMNag yang sudah berbadan hukum padahal untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat kita harus memiliki sepuluh badan usaha,” ujarnya.

Oleh karena itu, kehadiran mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk melaksanakan KKN dapat berkontribusi agar salah satu program unggulan pemerintah tersebut berjalan, jelas Suhatri Bur.

“Dalam hal ini mahasiswa dapat memberikan pencerahan tentang BUMNag kepada masyarakat sambil memberikan ilmu yang didapat selama kuliah,” katanya.

Namun perlu cara agar ilmu dan apa yang disampaikan kepada masyarakat diterima dan selalu digunakan sampai kapan pun.

“Agar dapat diterima masyarakat yaitu berbaur dengan masyarakat seperti rutin ke surau dan sesekali duduk di kedai tempat mahasiswa itu ditugaskan oleh perguruan tinggi masing-masing,” pesan Suhatri.

Ini merupakan permintaan kami dan menjadi ibadah bagi mahasiswa namun mahasiswa diharapkan membaca berbagai sumber tentang BUMNag, sambungnya.

Sementara itu, salah satu dosen Universitas Andalas yang mewakili pihak perguruan tinggi, Prof. Dr. Isril Berd menyebutkan ada sekitar 1.400 mahasiswa melaksanakan KKN selama 40 hari yang tersebar di berbagai nagari di kabupaten itu.

Dijelaskan, Adapun lima perguruan tinggi tersebut yaitu Universitas Andalas, Taman Siswa, Institut Seni Indonesia Padang Panjang, Universitas Bung Hatta, dan Universitas Ekasakti.

“Ada beberapa bentuk yang diselenggarakan dalam KKN ini yaitu seperti pengelolaan kakao, kelapa, dan mitigasi bencana,” ujarnya.

Ia mengatakan selama KKN, mahasiswa harus mencari permasalahan di suatu daerah dan menemukan solusinya serta memberikan motivasi kepada masyarakat, tandasnya menghakiri.(sgr)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*