Suhatri Bur, Padang Pariaman No 3 Di Sumbar Penyalahgunaan Narkoba

Hari-anti-narkoba-padang-pariaman

 

Padang-today.com__Peredaran gelap narkoba semakin hari semakin mengkhawatirkan. Penyalahguna narkoba tidak saja dari kalangan orang berada saja tetapi juga telah merambah pada kalangan orang tidak mampu sekalipun ada yang kecanduan. Sangat disayangkan generasi muda sekarang yang seharusnya menjadi kekuatan potensial bangsa dan negara tanpa disadari mulai digeregoti.

Wakil Bupati Suhatri Bur mengatakan bahwa Kabupaten Padang Pariaman masih menduduki rangking 3 di Sumatera Barat dalam hal penyalahgunaan Narkotika.

“Bahwa pelajar selaku anak Indonesia haruslah menjadi generasi yang cerdas, sehat, kuat dan anti Narkotika,” kata Suhatri Bur ketika kegiatan memperingati HANI (Hari Anti Narkoba Internasional) di IKK Parit Malintang, Rabu kemarin 08/08/2018.

Peringatan HANI diawali dengan jalan sehat berhadiah sejauh 5 Km, yang di ikuti oleh para pajar SLTP dan SLTA dan dihadiri juga oleh unsur Forkopimda.

“Sebelum nya kita acungkan jempol dulu untuk para peserta jalan sehat yang didominasi oleh para pelajar, meskipun dengan medan yang berat dan menanjak, tetap bersemangat hingga sampai kegaris finish,” kata Bupati mengawali sambutan dengan bersemangat.

Menurutnya, salah satu tujuan kegiatan gerak jalan jantung sehat ini adalah untuk menyehatkan tubuh dan mencerdaskan kita, inilah salah satu semangat yang dilaksanakan dalam setiap kali memperingati HANI.

Untuk itu kata Wabup, ia menantang seluruh peserta yang hadir, agar Padang Pariaman nantinya ke depan bisa menjadi peringkat ke -19 di Sumbar urutan penyalahgunaan Narkoba.

“Oleh karena demikian BNP (Badan Narkotika Profinsi) telah menyampaikan agar tercapainya tujuan menekan penyalahgunaan Narkotika di Kota/kab. yang ada di Sumbar, diminta disetiap Nagari supaya ada satu penggiat anti Narkoba,” ujarnya.

Ia berharap di Padang Pariaman, pada setiap Korong harus ada satu penggiat. “Selanjutnya kita di pemerintahan menginginkan bagaimana Kepala Korongnya menyatakan, bahwa kampungnya bersih dari Narkotika,” kata dia.

Dan kalau itu terwujud sambungnya, maka korong tersebut dapat dijadikan pilot project/percontohan sebagai korong yang bersih dari Narkoba sekaligus Pekat (Penyakit Masyarakat). (suger)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*