Sukses DPRD Terletak Dari Komunikasi Publik

Anggota DPRD Payakumbuh Periode 2014-2019

Anggota DPRD Payakumbuh Periode 2014-2019

Advertisements

Payakumbuh, PADANGTODAY.com – Menyimpulkan harapan masyarakat Payakumbuh terhadap lembaga legislatif tidak lah sulit. Sebab, seluruh masyarakat Payakumbuh pastinya berkeinginan agar DPRD nya yang akan dilantik 1 September mendatang, bekerja dan berbuat untuk masyarakatnya. DPRD yang pro kepentingan rakyat di atas kepentingan politiknya.

Harapan, ya, harapan. 25 anggota DPRD yang akan dilantik itu; terdiri dari 10 anggota DPRD pentahana dan 15 anggota DPRD yang baru, diminta salah satunya oleh tokoh masyarakat Edlen Syarkawi agar makin mampu berbuat demi masyarakat Payakumbuh.

”Harapan kita semua, jelas, DPRD selaku wakil rakyat bekerja dan berbuat demi masyarakat. Kita, selaku warga Kota Payakumbuh, jelas menginginkan agar anggota DPRD ke depan mengenyampingkan kepentingan politik dari kepentingan warga masyarakat,” ujar Edlen Syarkawi yakin. Hal ini disampaikannya dalam diskusi terbuka di Balai Wartawan Luak Limopuluah, Kamis (21/8) kemarin.

Setidaknya, ujar pria yang rajin bersosialisasi dengan wartawan ini, bahwa jangan lagi ada masyarakat yang dikecewakan. Sebab, ada keputusan DPRD atau program kerja yang kemudian menyakiti hati publik.

Namun, Edlen Syarkawi yakin, bahwa semua program DPRD sesuai dengan aturan perundang-undangan. Hanya saja, komunikasi publik perlu lebih digencarkan. Sebab, kebijakan publik yang disahkan DPRD adalah untuk kepentingan masyarakat. Maka, masyarakat perlu tahu proses dan hasilnya secara gambling.

”Ya, kunci sukses kinerja DPRD muaranya adalah perihal komunikasi publik yang terbangun dengan optimal. Ini kunci yang harus diperhatikan lebih baik. Sebagus apapun kinerja DPRD, jika yang tahu itu hanya pemerintah saja, maka masyarakat akan tetap berpandangan negative,” ujar Edlen Syarkawi mengeluarkan jurus komunikasi publiknya.

Mak Itam, panggilan akrab Edlen Syarkawi, juga menuturkan bahwa hubungan antara legislatif dan eksekutif sebaiknya berjalan seirama dan seide demi masyarakat.  Memang, dalam setiap hubungan kerjasama pasti akan selalu terjadi gesekan-gesekan, begitu juga antara eksekutif dan legislatif. Namun, kembalikan saja prinsip demi kepentingan masyarakat, maka semua kekentalan persoalan akan mencair. Luluh.

“Perlu sekali dipegang, bahwa jangan sampai  kepercayaan masyarakat memudar. Kita harap bahwa Pemko dan DPRD mampu bersinergi untuk melakukan percepatan pembangunan juga meningkatkan ekonomi dan taraf hidup masyarakat Payakumbuh semakin lebih baik,” paparEdlen Syarkawi.

Tepat Sasaran

Harapan agar DPRD periode 2014-2019 berbuat optimal demi masyarakat, juga diungkapkan oleh Ketua LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) Kelurahan Padang Tinggi, Payakumbuh Barat, Taufik. Ia berharap, para anggota DPRD taat sumpah yang akan diambil dengan AlQuran di atas kepala. Jika sempat disalahgunakan jabatan selaku anggota DPRD, meskipun hukum dunia tidak mangkus, maka hukum Allah SWT akan lebih berlaku.

Taufik, yang juga mantan Caleg 2014 lalu, mengatakan ada hal-hal di luar konsep aturan perundang-undangan yang kini dilakoni anggota DPRD secara biasa. Telah lumrah dan menjadi hal yang biasa, meski itu di luar kebiasaan.

Taufik mengungkapkan bagi-bagi dana aspirasi yang diperuntukkan bagi para anggota DPRD berupa proyek-proyek penunjukan langsung, sangat jelas terjadi tanpa alas hukum aturan dan perundang-undangan. Biasanya hal ini terjadi sebab kesepakatan antara kepala daerah dengan anggota DPRD saja.

”Nah, meskipun ini telah berjalan dan masih akan berlangsung di periode mendatang, kita selaku masyarakat sulit untuk melarangnya. Makanya, harapan kita, agar proyek-proyek berdana aspirasi ini diperuntukkan lewat aspirasi masyarakat yang sangat berkepentingan. Jika perlu, ada skala prioritas yang dipakai, sehingga tepat guna, tepat sasaran, dan tepat hasil,” ujar Taufik yang juga Sekretaris Partai Hanura Kota Payakumbuh. (malin)