Sumbar Harus Segera Miliki Perda Olahraga

PADANG, PADANGTODAY. COM-Provinsi Sumatera Barat perlu segera membentuk peraturan daerah (Perda) tentang olahraga, sehingga kedepan tidak ada lagi kendala dalam pembinaan atlet akibat minimnya anggaran.

Advertisements

“Harus ada payung hukum yang jelas mengatur tentang pembinaan olahraga di daerah ini yang diikat dalam bentuk Perda,” kata Wakil Ketua II Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar, Handrianto saat komisi V DPRD Sumbar meninjau GOR Agus Salim.

Meskipun selama ini, telah ada Undang-Undang (UU) nomor 3 tahun 2005 yang mengatur tentang sistem keolahragaan nasional sekaligus mewajibkan pemerintah mendanai pembinaan olahraga melalui KONI, namun menurut dia UU tersebut harus lebih diperkuat dalam bentuk Perda.

Sejauh ini, kata dia baru dua provinsi di Indonesia yang telah memiliki Perda inisiatif mengatur tentang kewajiban pemerintah baik provinsi maupun kabupaten/kota mengalokasikan anggaran untuk pembinaan olahraga.

Terbukti prestasi olahraga di dua daerah tersebut yakni Jawa Timur dan Kalimantan Timur cukup maju pesat.

Sementara kondisi yang sangat bertolak belakang saat ini terjadi di Provinsi Sumbar, dimana prestasi olahraganya semakin terpuruk akibat minimnya anggaran.

Menyikapi usulan KONI Sumbar DPRD melalaui Anggota Komisi V,  Yuliarman (Mak Hitam) siap membatu pembuatan Peraturan Daerah (Perda) tentang olahraga.

Diakui Mak Itam, pembuatan perda olahraga mendesak dilakukan. Sebab pembinaan olahraga di Sumbar selama ini menemui banyak kendala yang disebabkan belum adanya aturan baku untuk menunjang peningkatan prestasi atlet. “Untuk itu, perda olahraga harus segera dibuat agar pembinaan bisa dilakukan secara maksimal.Kami siap membantu,” katanya.

Menurut dia, kendala utamanya adalah masalah anggaran. Alokasi anggaran pembinaan olahraga selama ini sangat terbatas lantaran disesuaikan dengan kehendak pimpinan. “Jika pimpinannya senang dengan olahraga baru anggarannya bisa besar, tapi kalau tidak ya kecil. Ini terjadi karena tidak ada payung hukum untuk pijakan alokasi anggaran olahraga,” ujar politisi dari PPP ini.

Katanya, ada beberapa materi pokok yang akan diajukan dalam penyusunan perda ini. Antara lain, pengembangan dan peningkatan prestasi atlet, penyediaan sarana dan prasarana cabang olahraga, mencetak atlet, serta peningkatan kesejahteraan dan apresiasi atlet berprestasi.

Materi tersebut akan dijadikan klausul perda olahraga. Karena materi itu menjadi program utama yang harus dilakukan untuk pembinaan dan peningkatan prestasi atlet serta cabang olahraga yang ada di Salatiga.

“Kalau pembuatan perda tersebut bisa terealisasi, maka sarana dan prasarana cabang olahraga dan kebutuhan penunjang peningkatan prestasi atlet bisa terpenuhi. Karena itu, kami serius untuk membuat perda ini,” terangnya. Sekretaris Dispora Sumbar Adib Zulfikri menyatakan, pihaknya sangat mendukung gagasan  yang akan membuat perda olahraga. Menurut dia, Sumbar selaku daerah yang memiliki jargon kota olahraga ini harus memiliki payung hukum yang mengatur tentang peningkatan dan pengembangan olahraga.

“Bidang olahraga memang membutuhkan perhatian khusus. Sebab anggaran yang dibutuhkan untuk pembinaan dan peningkatan prestasi atlet cukup besar. Dan itu baru bisa dilakukan secara maksimal jika ada dasar hukumnya,” terangnya. (can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*