SUTANTO PENYUAP IRMAN GUSMAN DIVONIS 4 TAHUN 6 BULAN

 

Advertisements

 

Sutanto dijatuhi hukuman 4 tahun 6 bulan penjara dalam kasus gula SNI

Sutanto dijatuhi hukuman 4 tahun 6 bulan penjara dalam kasus gula SNI

Padang,PADANG-TODAY.COM – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Padang menjatuhkan hukuman 4 tahun dan 6 bulan penjara terhadap Direktur Utama CV Semesta Berjaya Xaveriandy Sutanto (Sutanto) penyuap Irman Gusman.

Sidang putusan ini  di Pengadilan Negeri Padang diketuai majelis hakim Amin Ismanto, serta anggota Srihartati, Sutejo, Jaksa Penuntut Umum, Rusmin Cs. Terdakwa dalam persidangan didampingi Penasehat Hukum, Defika Yufiandra Cs,Rabu (7/12).

Majelis Hakim dalam amar putusan menjatuhkan hukuman 4 tahun dan 6 bulan penjara serta denda sebesar Rp1 miliar subsider terhadap  Direktur Utama CV Semesta Berjaya Xaveriandy Sutanto (Sutanto)  kasus dugaan gula ilegal seberat 30 ton di Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Putusan ini lebih berat dari tuntutan jaksa yakni 4 tahun penjara.

“Terdakwa dijatuhi hukuman dimana terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana peredaran gula pasir tanpa pencantuman Standar Nasional Indonesia,”kata Ketua majelis hakim Amin Ismanto.

Hal memberat terdakwa dijatuhi hukuma yakni salah satu yang memberatkan terdakwa adalah ketika pergi ke luar kota saat statusnya masih sebagai tahanan kota. “Terdakwa masih berstatus tahan kota bisa leluasa pergi ke Jakarta,”tegas Amin Ismanto.

Menurut dia, jika terdakwa tidak membayar denda sesuai dengan hasil putusan, maka akan diganti dengan hukuman penjara selama enam bulan.

“Sementara, dua hal yang meringankan terdakwa yakni belum pernah dihukum dan berperilaku baik dalam persidangan,”ungkapnya.

Terhadap vonis tersebut, Penasehat Hukum terdakwa Defika Yufiandra Cs melakukan banding atas putusan majelis hakim menjatuhkan hukuman 4 tahun dan 6 bulan penjara kerana  hukuman yang diberikan tidak sesuai karena surat pernyataan Menteri bahwa gula tersebut telah memiliki SNI.

“Upaya hukum penasehat hukum untuk menyatakan kliennya tidak bersalah dan tidak sesuai dengan hasil putusan majelis hakim. Setelah putusan dibacakan oleh majelis hakim,”katanya.

Usai persidangan terdakwa memeluk dua orang anaknya di ruang sidang Pengadilan Negeri Padang. Kedua anaknya menangis saat di peluk sang orang tua mendengar putusan hakim.

Sidang putusan kasus gula Non SNI di Pengadilan Negari Padang mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian, serta diawasi Komisi Yudisial. Sidang ini juga dihadiri karyawan terdakwa serta dua orang anak terdakwa.(*nat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*