Syekh Bandar Al-Khaibari Mengklaim Mataharilah Yang Memutari Bumi

Bumi berputar mengelilingi matahari

Bumi berputar mengelilingi matahari

Advertisements

PADANGTODAY.COM – Ulama Arab Saudi memicu kontroversi melalui videonya baru-baru ini karena menolak fakta ilmiah bahwa bumi berputar mengelilingi matahari. Sebaliknya, Syekh Bandar al-Khaibari mengklaim mataharilah yang memutari bumi, karena planet ini adalah pusat alam semesta.

Pernyataan kontroversial itu disampaikan Syekh al-Kaibari saat pertanyaan seorang mahasiswa tentang posisi bumi. “Diam dan tidak bergerak,” ujarnya dengan tegas.

Dia lalu mendukung argumennya dengan mengutip pendapat beberapa ulama kutipan Al Quran. Menurutnya, untuk membantah teori rotasi para ilmuwan adalah menggunakan logikan penglihatan manusia.

Dia mencontohkan perjalanan udara dari Sharjah ke China. Penerbangan ini pasti tidak akan sukses bila bumi ini benar-benar berputar mengelilingi matahari selama 365 hari.

“Jika pesawat berhenti di udara, dan bumi mengeliling matahari, maka China akan tetap datang ke arah kita berada. Karena Bumi berputar pada arah yang berlawanan (dari matahari), pesawat tidak akan pernah mencapai China, karena China juga berputar,” urainya.

Syekh al-Khaibari sebelumnya pun kerap mengkritik hasil penelitian para astronom, Dia menyebut video luar angkasa NASA sebagai buatan Hollywood.

Pernyataan ulama ini memicu kritik di media sosial, terutama di Twitter. Pengguna Internet mengolok-olok al-Khaibari lalu membuat tanda pagar #cleric_rejects_rotation_of_Earth.

Seorang pengguna Twitter menyoroti bahwa video si ulama itu bertepatan muncul di hari kelahiran Galileo.

Sekadar informasi, astronom Italia Galileo Galilei lahir pada 15 Februari, 1564. Dia dieksekusi gereja untuk keyakinannya bahwa bumi bukan pusat alam semesta. Salah satu pernyataan terkenal Galilei adalah dukungannya bagi teori Copernicus bahwa bumi dan planet-planet berputar mengelilingi matahari.

(ard/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*