Ta’jil Pariaman di Buru

Padang-today.com__Ta’jil mulai ramai terdengar menjelang dan selama bulan puasa Ramadan dan menjadi berita seputar ramadan di kalangan semua umat muslim. Tak hanya di Sumatera Barat, di Kota Pariaman pun pasar pabukoan sudah berkembang menjadi pasar ta’jil.

Terkait dengan hal ini, pemerintah Kota Pariaman telah membuka dua lokasi pasar pabukoan sebagai tempat pedagang menjual pabukoan atau ta’jil selama Ramadhan 1440 Hijriah di daerah setempat.

Seperti pasar ta’jil Kurai Taji Pariaman menjajakan aneka makana untuk berbuka, Godok Basaka, Kolak Pisang, Cendol Delima, Onde-onde, Sala Bulek, Salak Lauak, dan Rendang Daging, Ikan Nila Bakar, Kepala Lauk Ikan Kakap dan lainya sudah ciri khas di daerah itu.

Suasana Lapak Ta’jil di Pasar Pariaman,  merupakan salah kawasan yang selalu ramai dikunjungi masyarakat.  Pasar ta’jil warga Pariaman itu menjajakan aneka makanan yang tak kalah dengan pasar kuliner lainya yang ada di Sumatera Barat.

Makanan-makanan yang biasa di jajakan selama Ramdhan di Pasara rakyat Pariaman itu, Sumur Ayam, Rendang, Gulai Ikan Gurami, Ikan Bakar Nila dan beraneka ragam Ta’jil Nusantara yang mengundang selera.

“ Lokasi pertama di Jalan Bagindo Aziz Chan atau dekat Pasar Pariaman, sedangkan yang kedua di Tugu Pasar Kurai Taji,” Kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Usaha Kecil Menegah Kota Pariaman Gusniyeti Zaunit di Pariaman, Rabu 08-05-2019

Menurutnya, kedua lokasi tersebut bisa menampung sekitar 100 pedagang takjil dengan rincian 50 di Jlan Bagindo Aziz Chan dan 50 Pedagang di Pasar Kurai Taji. Sebelum di bukanya pasar ta’jil ini oleh pihak pemko Pariman, pedagang-pedagang tersebut telah bersurat kepada dinas terkait untuk dapat berdagang di pasar Ta’jil.

“ Pasar pabukoan ini hanya boleh dibuka mulai 16.00 WIB,” ujarnya.

Untuk menjaga keamanan pedagang dan konsumen ta’jil, pihaknya telah bekerjasama dengan pihak Dinas Kesehatan dan Balai Besar Pengawsaan Obat dan Makanan di Padang. “ Jadi nanti kami akan memantau ke pasar pabukoan,” ujarnya.

Sebelumnya, Ramadhan tahun lalu pihaknya juga membuka dua lokasi pasar pabukoan namun perbedaanya dengan sekarang yaitu pada lokasi pasar pabukoan yang letaknya dekat Pasar Pariaman.

“ Satu titik Pasar Ta’jil berada dilapangan Merdeka, dan titik kedua tetap di Tugu Pasar Kurai Taji. Saat ini lapangan Merdeka digunakan untuk pasar penampungan pedagang Pasar Pariaman, maka lokasi pasar pabukoan tahun ini dipindahkan,” kata dia.

Miskipun dipindahkan, lanjutnya, lokasi pasara pabukoan tidak jauh dari lokasi yang lama sehingga mudah ditemukan oleh masyarakat. (suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas