Tak Terima Dipecat Sepihak, Inilah Perlawanan Suryadharma Ali

Suryadharma Ali1Jakarta, PADANGTODAY.com – Keputusan rapat dilakukan pengurus harian Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang mencopot SDA, Suryadharma Ali sapaan Suryadharma, sebagai ketua umum.

Alasan pemecatan SDA karena dirinya menjadi tersangka kasus korupsi saat menjabat menteri agama. Partai meminta SDA fokus mengurus proses hukum yang dia hadapi.

Tak muncul beberapa saat, SDA akhirnya angkat bicara. Dia geram yang tak diundang di rapat itu dan sejumlah rekannya yang memecat sepihak.

Dia menduga pemecatan ini dilatarbelakangi ulah segelintir orang yang tak senang padanya. Tak tinggal diam, SDA melakukan perlawanan.

Berikut manuver perlawanan SDA setelah dirinya dipecat:

1.Sebut pemecetannya ilegal
SDA menegaskan pemecatan tersebut ilegal dan tidak memiliki dasar. Apalagi, terpilihnya dia lewat muktamar.

“Dalam rapat itu (rapat DPP Selasa 9/9) diputuskan ketua umum DPP PPP Suryadharma Ali diberhentikan dari jabatannya. Saya ingin sampaikan bahwa pemberhentian itu ilegal tidak ada dasarnya. Ketua umum DPP PPP Suryadharma Ali dipilih oleh muktamar secara langsung diberi tanggung jawab mengelola partai sampai 2014,” kata SDA.

Mantan Menteri Agama itu menegaskan seluruh pengurus partai diangkat oleh dirinya sesuai mandat yang diberikan oleh muktamar PPP tahun 2011. Karenanya, tak ada dasarnya dirinya dipecat melalui mekanisme rapat DPP.

2.SDA curiga pemecatannya ulah Emron dkk
SDA sudah mencium dari lama niatan sekelompok orang di PPP untuk menggulingkannya dari posisi ketua umum. Dengan status tersangka yang disandang Suryadharma, membuat sekelompok orang itu makin getol melakukan upaya pelengseran dirinya.

“Pemberhentian saya itu didasari oleh status saya saat ini karena tersangka oleh KPK. Meskipun upaya memberhentikan saya sudah jauh-jauh hari,” kata SDA.

Sekelompok orang yang dimaksud SDA geng Suharso Monoarfa, Romi Romahurmuziy, Rahmat Yasin, dan Emron Pangkapi, juga sejumlah nama lainnya. Dia menduga ada beberapa alasan rekan-rekannya itu menginginkan dirinya turun tahta dari posisi ketua umum.

3.Pecat 15 pengurus DPP
SDA tak terima dipecat sebagai ketua umum. SDA lantas memecat balik kubu yang memberhentikan dirinya yakni seluruh waki ketua umum, sekretaris jenderal dan ketua DPP harian.

Menurut SDA, pemecatan itu sudah diputuskan melalui surat keputusan yang ditandatangani olehnya dan dan Wasekjen Akhmad Gajali Harahap.

“Bila terjadi polemik lagi biar saja. Masyarakat tahu mana yang benar atau tidak,” katanya.

Berikut nama-nama yang dipecat oleh SDA:

1. Emron Pangkapi selaku waketum
2. Suharso Monoarfa selaku waketum
3. Lukman Hakim Saifuddin selaku waketum
4. Ermalena Muslim selaku ketua harian
5. Reni Marlina selaku ketua harian
6. Aunur, Rofik selaku ketua harian
7. H Rusli Effendi selaku ketua harian
8. Yusroni Yazid selaku ketua harian
9. Hizbiyah Rohim selaku ketua harian
10. Romahurmuziy selaku sekjen
11. Joko Purwanto selaku wasekjen
12. Dini Mentari selaku wasekjen
13. Siti Nurmila Muslih selaku wasekjen
14. Siti Maryam Thawil selaku wasekjen
15. Mahmud Yunus selaku Bendum

4.Ganti pengurus DPP dengan loyalis
Setelah memecat sejumlah pengurus DPP PPP, SDA mengangkat sejumlah loyalisnya untuk menggantikan orang-orang yang dia pecat.

“Nama-nama tersebut cakap dan mumpuni untuk menjadi pengurus Harian DPP PPP,” katanya.

Untuk Waketum, SDA menunjuk Hasrul Azwar, Dimyati Natakusumah, Masykur Hasyim dan Epyardi Asda. Untuk Sekjen, SDA menunjuk Syaifullah Tamliha.

Sejumlah nama juga ditunjuk untuk mengganti Bendum dan ketua harian.

5.Jika Menag Lukman Hakim tak loyal juga diganti
Salah satu nama yang sedang dipertimbangkan SDA untuk dipecat adalah Wakil Ketua Umum sekaligus Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. SDA akan menanyakan seberapa loyal Lukman terhadap dirinya.

“Lukman sebetulnya tidak dalam posisi kesalahan berat, cuma saya akan menanyakan kesetiaannya kepada ketum (SDA),” ujar SDA.

Mengenai pengurus DPP PPP yang dia pecat balik dan lolos sebagai anggota DPR, SDA menyatakan tidak berlaku lagi. Dirinya akan segera ke KPU untuk menyerahkan susunan pengurus baru tersebut.

“Mungkin Senin mendatang saya ke KPU,” ucapnya.(mr/nol)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas