Tambah Wawasan Wirausaha, Mahasiswa Kunjungi Nusantara Coffee

Tambah Wawasan Wirausaha, Mahasiswa Kunjungi Nusantara Coffee

Seduhan coffee arabica original untuk tamu mahasiswa.

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Setelah sebelumnya membekali kuliah umum, pemilik usaha Nusantara Coffee, Pebriyansah S.ST disambangi oleh mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Berlokasi di Tarantang kawasan Harau, para mahasiswa disambut di salah satu usaha coffeeshopnya, Senin (12/12).

Diberikan beragam pertanyaan seputar seluk-beluk usaha yang dijalankannya, pria yang juga alumnus Politani Payakumbuh ini tampak antusias. Menurutnya, pengalaman dan profil bisnis Nusantara Coffee miliknya perlu untuk disampaikan pada para adik tingkatnya. Selain tujuan pemenuhan mata kuliah entrepreneurship yang menjadi tujuan mereka bertandang, Pebri berharap tumbuh keinginan untuk berwirausaha dari para mahasiswa.

Ditambahkan Pebri, almamaternya tersebut telah memiliki standar baku dalam pengajaran mata kuliah ini. Namun ia berharap, pengajaran di bangku kuliah yang diserap oleh para mahasiswa dapat diterapkan dalam dunia usaha yang sesungguhnya. Pria yang sebelumnya juga mendatangkan konsultan bisnis asal Riau, Prof. Kasman Arifin, ZA dalam seminar entrepreneurship dunia global ini menginginkan terwujudnya alumnus-alumnus yang mampu bersaing dalam dunia bisnis dari almamaternya.

“Tinggal lagi mahasiswa melakukan pengayaan-pengayaan tentang materi yang telah ada di mata kuliah kewirausahaan tersebut. Mahasiswa diharapkan menambah kapasitasnya dengan banyak melakukan pendekatan literasi, dengan membaca, berdiskusi dan berorganisasi, sehingga punya kapasitas berpikir, referensi. Hal ini akan memunculkan dinamika untuk berdiskusi, sehingga punya asupan,” terang Pebri.

Disadari oleh Pebri, kelemahan mahasiswa hari ini adalah kecenderungan menjauhkan diri dari buku. Ia menilai mahasiswa mulai tidak banyak membaca, sehingga kerap kali sulit untuk memahami sebuah persoalan.

Tambah Wawasan Wirausaha, Mahasiswa Kunjungi Nusantara Coffee

Perbiyansah memberi penjelasan pada mahasiswa yang melakukan kunjungan dan wawancara.

Namun demikian, menurutnya mahasiswa masih memiliki pandangan optimis. Ia menekankan tentang Politeknik Pertanian yang memiliki pola pendidikan vocational (kejuruan). Dengan pendekatan praktek dan didukung oleh matakuliah entrepreneurship, serta quality management system, Pebri berharap mahasiswa sadar perlunya implementasi bekal ilmu tersebut sejak dini.

“Jadi apapun yang dapat mereka aktualisasikan dalam bentuk kegiatan usaha dan workshop lainnya. Sehingga menjadi pengetahuan dan pengalaman. Setelah menamatkan pendidikan, mereka siap untuk turun dan berkiprah di tengah masyarakat, baik di bidang bisnis atau juga lainnya. Starting point itu sudah mereka mulai, terlebih memiliki senior dan jaringan, serta fasilitas di kampus. Hal itu bisa digunakan untuk kegiatan-kegiatan usaha di kalangan mereka.”

Perkembangan teknologi internet dan e-commerce, serta dukungan smartphone dirasa Pebri memungkinkan seseorang dapat melakukan bisnis.

“Tinggal bagaimana mereka memulai. Apapun bisa dijual, bahkan tanpa memiliki produk. Tentunya melakukan kerjasama dengan banyak pelaku usaha. Paling tidak untuk melakukan marketing dahulu,” jelasnya memberi keyakinan.

Dalam kunjungan ke Tarantang tersebut, para mahasiswa disuguhkan coffee arabica origin sebagai hidangan dalam berdiskusi.(Novaldi Herman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*