Tanah Jalan Ambles Sepanjang 75 Meter, Ekonomi Sumbar-Riau Terancam

Foto Jalan Sumbar-Riau Ambles sepanjang 75 Meter.

Foto Jalan Sumbar-Riau Ambles sepanjang 75 Meter.

LIMAPULUH KOTA, PADANGTODAY.com-Banyak orang yang mulai bergumam sejak musim hujan kian lebat dan deras akhir-akhir ini. Tepat, sekitar pukul 03.00 WIB pada Selasa (18/11) tanah di bawah jalan di Jorong Pasar Buyuah Kenagarian Tanjung Pauh, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota bergerak. Aspal jalan yang tergolong masih baru itu mulai rengkah-rengkah, terban.

Warga di sana, Bobi mengkomunikasikan bahwa jalan ”maram” itu sepanjang 75 meter merupakan bekas timbunan. Terletak antara Rumah Makan Sibur tempat PO Yanti biasa istirahat dan Rumah Makan Sibur 2 yang khusus truk berhenti. Kapolres Limapuluh Kota AKBP Tri Wahyudi mengatakan kepada wartawan bahwa jalan terban akibat longsornya bagian bawahnya itu jalan hancur dan terban ke jurang.

Hingga siang hari, akses jalan dari Limpuluh Kota menuju Pekanbaru serta sebaliknya terputus total dan tidak bisa dilewati apapun jenis kendaraannya, seperti roda dua dan roda empat. Jarak dari Pekanbaru sekitar 115 km menuju Payakumbuh.

Menurut Kapolres, kerusakan jalan cukup parah karena jalan retak-retak dan amblas ke dalam jurang. Jalan yang mengalami kerusakan sekitar 100 meter dengan lebar 7,1 meter dengan terban mencapai 10 meter ke dalam jurang.

Saat disambangi Kapolres dan pihak Dinas Pekerjaan Umum, butuh waktu 3 hari untuk perbaikan. Gorong-gorong pipa baja yang mesti didatangkan dari Kota Padang. Gorong-gorong itu, siang tadi mulai datang.

Kapolres Tri Wahyudi mengimbau pengemudi motor atau mobil dari arah Sumbar yang sudah telanjur mendekati lokasi longsor, disarankan untuk kembali dan menggunakan jalur alternatif dengan melewati jalur Kiliran Jao, Kabupaten Sijunjung. Sementara, bagi pengendara yang datang dari Pekanbaru diminta Kapolres untuk berkordinasi dengan Polres Kampar.

Pasca terjadinya longsor yang mengakibatkan terputusnya jalur Riau menuju Sumbar via jalur Barat, Kabupaten Limapuluh Kota, dinihari tadi, Satlantas Polres Kampar sudah melakukan koordinasi di lapangan. Personel diterjunkan di beberapa titik, mencegah kendaraan agar tidak terlanjur masuk ke kawasan longsor. Informasi media di Pekanbaru mengatakan bahwa titik penempatan anggota tersebut, berada di kawasan Rantau Berangin sebanyak 3 Pesonil, Perbatasan Kelok Indah 2 Personel, Kebun Durian 3 Personil serta di kawasan Tambang 2 Personil. Anggota Kepolisian Lalu Lintas ini diterjunkan, untuk memandu pengendara agar tidak telanjur masuk ke kawasan longsor.

Kondisi ini mengkhawatirkan bagi para pedagang dan konsumen di Sumbar-Riau. Ekonomi daerah akibat jalur bahan pokok yang dibawa ke Pekanbaru terhambat. Jalur alternative menjadi mahal sebab jarak kian jauh, serta BBM yang melambung tinggi, harganya.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*