TARGET 77,5 PERSEN PEMILIH TERCAPAI JIKA KINERJA DI TINGKATKAN


Padang,PADANG-TODAY.COM – Target 77,5 persen partisipasi pemilih dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak bisa dicapai jika kinerja di tingkatkan.

Advertisements

“Jika serius dalam bekerja, target 77,5 persen pemilih bisa dicapai,”kata  staf perencanaan KPU -RI,Yohanes Priston di Padang.

Ia menjelaskan, target 77,5 persen tersebut sudah masuk dalam rencana kerja KPU mau tak mau target ini harus tercapai secara nasional.

“Jika tidak tercapai dapat berpengaruh dalam akutanbilitas kerja KPU secara nasional,”ungkapnya.

Beberapa KPU masih jauh dari target partisiapasi pemilih dalam Pilkada serentak. Makanya, lanjut Yohanes Priston mulai dari KPU harus meningkatkan kinerja dengan berbagai upaya dilakukan agar target tersebut tercapai.

Sementara itu Ketua KPU Padang, Muhammad Salwati mengakui sangat berat untuk mencapai target pemilih sebesar 77,5 persen.

“Target sangat berat yang diembangkan KPU dalam mensukseskan Pilkada,”ungkapnya.

Namun lanjutnya KPU Padang tetap berupaya untuk mencapai target 77,5 persen partisipasi pemilih  Tingginya angka golput tetap akan menjadi perhatian serius. “Tahun 2018 KPU Padang bakal menyelenggarakan Pilkada, dari sekarang ini sudah memulai agar target ini bisa tercapai,”ujar Salwati.

Ditempat terpisah, Ketua KPU Sumbar, Amnasmen menyatakan, berdasarkan data Pilkada Sumbar tahun 2015, target partisipasi pemilih masih jauh dari pencapaian target.

“Ada beberapa persoalan rendahnya partisipasi pemilih saat Pilkada tahun 2015,”katanya.

Ia menjelaskan, sekarang ini di Sumbar ada dua daerah yang menyelenggarakan Pilkada yakni di Kabupaten Kepuluan Mentawai dan Kota Payakumbuh. Sebelumnya dua daerah ini waktu pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar tahun 2015 juga masih jauh dari target 77,5 persen partisipasi pemilih.

“Mudah-mudahan, dua daerah tersebut bisa mencapai target 77,5 persen partisipasi pemilih,”ungkapnya.

Masing-masing KPU kabupaten/kota tersebut harus menyiapkan langkah-langkah dengan cara melakukan pendataan pemilih secara akurat jangan sampai ada masyarakat tidak masuk dalam daftar pemilih, penyelenggara untuk tetap menjaga integritas serta transparansi. “KPU Sumbar sudah lama memberikan saran agar partisipasi pemilih meningkat dan mencapai 77,5 persen partisipasi pemilih,”tegas Amnasmen.(der)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*