Terbaik Dalam RKPD, Tanah Datar Raih Penghargaan PPD Dan Wakili Provinsi Ke Tingkat Nasional

Fhoto : Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyerahkan Penghargaan PPD kepada Wabup Tanah Datar Zuldafri Darma, Tanah Datar dinobatkan peraih peringkat pertama dalam RKPD tahun 2017.(ddy)

Tanah Datar, www.padang-today.com,- Dinilai berhasil dalam penyusunan (RKPD) (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) tahun 2017, Kabupaten Tanah Datar raih Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2018 dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Kabupaten Tanah Datar dinilai tim penilai menjadi terbaik sehingga berhak mewakili Sumatera Barat ke tingkat nasional, setelah menyisihkan Kabupaten Solok Selatan, Padang Pariaman, 50 Kota dan Kabupaten Agam dalam penyusunan RKPD.

Penghargaan terbaik pertama ditingkat provinsi tersebut diterima langsung Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma didampingi Kepala Baperlitbang Tanah Datar Alfian dan Kabag. Humas dan Protokol Setda Tanah Datar Syahril pada saat musrenbang Provinsi Sumatera Barat, Selasa (10/04/18) di Auditorium Hotel Pangeran Padang.

Tim penilai dalam penyusunan RKPD tersebut, meliputi tim teknis yang terdiri dari Bappeda Provinsi Sumbar, tim independen yang terdiri dari Prof. DR. Werry Darta Taifur dari Universitas Andalas Padang, Prof. DR. Mudjiran dari UNP dan Prof. DR. Melinda.

Fhoto : Penghargaan PPD yang diraih Kabupaten Tanah Datar.(ddy)

Wabup Zuldafri Darma pada kesempatan itu mengatakan, jika pengharagaan PPD yang diraih oleh Tanah Datar tidak luput dari kerja keras dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan perangkat nagari yang selalu bersinergi membantu dalam penyusunan RKPD Tanah Datar.

“Prestasi ini adalah wujud kerja keras bersama. Tapi jangan berpuas diri dulu, karena masih banyak pekerjaan besar menunggu kita untuk mewujudkan Tanah Datar yang lebih baik,” ungkap Zuldafri Darma.

Wabup mengajak semua elemen yang terlibat dalam RKPD ini, agar lebih meningkatkan prestasi-prestasi lainnya, dan mempertahankan kinerja setiap OPD yang ada sehingga dapat secara bersama menginventarisasi seluruh potensi yang ada.

“Dengan mencari solusi dengan mempersiapkan dokumen perencanaan, sehingga kita dapat menentukan realisasi terhadap keberhasilan pembangunan dimasa yang akan datang,” ulas Zuldafri.

Sementara itu, Kepala Baperlitbang Tanah Datar Alfian Jamrah menyebutkan jika penilaian yang dilakukan pemprov terhadap proses penyusunan RKPD ini meliputi bottom up, top down, partisipatif, teknokratik dan politis dengan menggunakan prinsip Tematik, Holistik, Integtatik dan Spasial (THlS).

“Dengan menerapkan pola teraebut, maka Kabupaten Tanah Datar sudah pantas dan layak raih peringkat satu kategori rencana pembangunan daerah,” ucap Alfian.

Kriteria penilaian yang lain kata Alfian, yakni penilaian pada dokumen 40% dan presentasi mempertahankan 60%, dan dokumen yang dinilai adalah capaian dan evaluasi 30% kemudian kedalaman, keterkaitan, keterukuran dan inovasi daerah.

“Berdasarkan Surat Bappeda Sumbar bernomor 050/181/lll/Set/Bappeda- 2018, tanggal 22 Maret 2018 ucap Alfian, selain Kabupaten Tanah Datar, penghargaan yang sama juga diraih oleh kabupaten lainnya yang Padang Pariaman, Kab. Solok Selatan, Kab. Agam dan 50 Kota,” sebutnya.

Sedangkan untuk kota yang menerima PPD dari Pemprov adalah Kota Padang, Kota Solok, Kota Sawahlunto dan Kota Payakumbuh.

“Untuk kategori terbaik satu kelompok kabupaten dan kota ini nanti akan diutus ke tingkat pusat mengikuti lomba secara Nasional dengan dua tahap penilaian yaitu penilaian dokumen dan presentasi di Bappenas,” pungkasnya.

Fhoto : Fhoto bersama Gubernur Sumbar dan Wakil Bupati Tanah Datar usai menerima penghargaan PPD pada musrembang provinsi Sumbar, selasa (10/04/18) di Hotel Pangeran Padang. (ddy)

Namun dari semua itu ucap mantan Disbudparpora Tanah Datar ini, hal yang terpenting adalah penurunan angka kemiskinan, mengurangi ketimpangan ekonomi, meningkatkan layanan pendidikan, kesehatan, administrasi kependudukan dan pembinaan kehidupan beragama di Kabupaten Tanah Datar.(ddy)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*