Terkait Video Kekerasan, Pemkab Agam Panggil Guru Asal Agam Yang Mengajar di SD Perwari Bukittingi

Vidio Kekerasan siswa SD di Bukittinggi Sumbar.

Vidio Kekerasan siswa SD di Bukittinggi Sumbar.

Advertisements

AGAM, PADANGTODAY.com-Menanggapi video kekerasan sejumlah pelajar sekolah dasar di SD Perwari Kota Bukittinggi yang melibatkan salah seorang guru asal Kabupaten Agam, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam memanggil Darmuya guru SMPN 2 Ampek Koto yang merupakan staf pengajar di sekolah tempat aksi brutal itu terjadi.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam Fauzir didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam, Isra  mengatakan, pihaknya melakukan pemangilan pada hari Senin (13/10) bersama tim dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk menanyakan bagaimana kejadian itu bisa terjadi kepada yang bersangkutan.

” Setelah mendapat intruksi dari Bupati Agam ,kita melakukan Pemangilan kepada Darmuya untuk  mendengarkan penjelasan, karena aksi itu terjadi setelah Darmuya mengajar pendidikan agama Islam yang dipegangnya di lokal 5A,”ujarnya.

Fauzir mengatakan, dari pernyataan Darmuya bahwa dia mengajar pada lokal 5A pada jam pertama, kedua dan ketiga. Saat itu, dia tidak pernah meninggalkan ruangan dan tidak ada siswa yang melakukan kekerasan terhadap siswa lain, ungkapnya.

Lajutnya, Darmuya masuk ke lokal 5B pada jam empat, lima dan enam, sehingga terjadi kekosongan pelajaran akibat pergantian mata pelajaran, terangnya.

“Kemungkinan kasus kekerasan itu terjadi saat pergantian mata pelajaran dan ini informasi yang kita peroleh dari Darmuya,” ujar Fauzir.

Fauzir mengakui, seharusnya kepala SD Parwari Kota Bukittinggi yang bertangung jawab terkait kasus ini dan jangan melibatkan guru dari Kabupaten Agam, karena kasus ini mencoreng dunia pendidikan Kota
Bukittinggi, paparnya.

Darmuya merupakan guru pendidikan Agama Islam di SMPN 2 Ampek Koto. Dia mengajar di SD Perwari Kota Bukittinggi untuk menambah jam dalam memenuhi sertifikasi. Sementara dalam aturan, penambahan jam ke kabupaten dan kota diperbolehkan.(martunis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*