Tiga Tahun Hendri Arnis – Mawardi Pimpin Kota Padangpanjang Banyak Prestasi yang Diraih

Padangpanjang, Padang-today – Hari ini, 1 Oktober 2016. Genap sudah, tiga tahun Hendri Arnis memimpin Kota Padang Panjang sebagai Walikota. Sejak dilantik sebagai Walikota yang berpasangan dengan Mawardi 1 Oktober 2013 silam, berbagai harapan dan keinginan masyarakat di kota berjuluk Serambi Mekah itu tertumpang kepada sosok energik yang sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Tanah datar.

Advertisements

Dalam rentang waktu tiga tahun memimpin, cukup banyak kisah suka dan duka dari Walikota termuda di Indonesia itu. Selaku kepala daerah, belum semua harapan dan keinginan masyarakat yang bisa dipenuhinya dan akan terus diperjuangkannya hingga sisa dua tahun pengabdiannya di kota berhawa sejuk itu.

Meski terus dihujani kritik saat kebijakannya yang dianggap tidak populer di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat. Tetapi, Hendri Arnis tetap yakin apa yang dilakukannya akan membawa suatu perubahan dalam sistem birokrasi pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu kebijakan yang cukup menyorot perhatian masyarakat adalah kegiatan mutasi ASN dan pembangunan pasar Padang Panjang menggunakan APBD. Sehingga, berbagai tudingan miring dan prasangka tidak baik dialamatkan kepadanya. Apalagi, kebijakan itu membuat ada sejumlah kegiatan yang dilaksanakan oleh SKPD harus dipangkas, termasuk juga honorarium yang sudah menjadi tradisi di kalangan ASN.

“Saya masih ingat, sangat banyak permintaan dari pedagang yang menginginkan pasar ini dibangun dengan APBD saat saya masih menjadi calon Walikota maupun saat kampanye. Karena, jika dilakukan melalui investor, banyak pedagang yang tidak mampu untuk membeli kios atau toko sesuai dengan harga yang ditetapkan oleh investor. Sehingga, dengan persetujuan DPRD dan berbagai pertimbangan, kita memutuskan untuk membangun pasar yang telah sekian tahun terbengkalai dengan anggaran daerah. Alhamdulilah, saat ini proses pengerjaannya telah dilakukan dan ditargetkan siap pada tahun 2017 mendatang,” sebut Hendri Arnis ketika berbincang-bincang dengan Rakyat Sumbar, Jum’at kemarin.

Khusus untuk mutasi yang dilakukan terhadap kepala SKPD dan ASN di lingkungan Permko Padang Panjang. Hal itu dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan ASN yang bersangkutan. Jika memang mereka tidak mampu ditugaskan di bidang tertentu, mereka akan kita ganti dengan mereka yang mampu dan itu akan berjalan terus hingga target yang ditetapkan tercapai.

“Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat harus menjadi harga mati. Sudah tidak saatnya lagi, pejabat yang dilayani masyarakat dan kita akan menghapus imeje itu, sehingga pelayanan yang dilakukan kepada masyarakat akan maksimal jika pejabat yang berwenang bisa melayani dengan sepenuh hati,” sebutnya.

Terkait berbagai program yang dilaksanakannya selama tiga tahun kepemimpinannya di Kota Padang Panjang, Hendri Arnis mengaku apa yang telah dilakukannya selama tiga tahun itu belum lah maksimal dan akan dituntaskannya selama dua tahun sisa kepemimpinannya.

“Saat ini, pemerintahan telah berjalan dengan baik, pembangunan infrastruktur juga terus kita tingkatkan. Selain pembangunan Pasar Padang Panjang yang menjadi harapan seluruh masyarakat, kita juga tengah melakukan pembangunan Islamic Center, Rusunawa, SMPN 6 Padang Panjang, rehab Pemandian Lubuk Mata Kucing, Pembangunan IGD RSUD Padang Panjang serta proses pembangunan sejumlah fasilitas umum yang kesemuanya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” urai Hendri Arnis.

Hendri Arnis juga menyampaikan, berbagai program pembangunan di bidang perekonomian, pendidikan, kesehatan dan pariwisata itu merupakan pekerjaan prioritas yang harus segera dirampungkan. Sehingga, jelang masa tugasnya sebagai Walikota berakhir, Hendri Arnis bisa mewujudkankan mimpinya menjadikan Padang Panjang yang aman, damai dan sejahtera.

“Kita juga mohonkan doa dan dukungan masyarakat dalam dua tahun kedepan, berbagai kegiatan pembangunan yang dilaksanakan dapat dituntaskan dan bisa membawa perubahan terhadap kota kita. Apalagi, pembangunan Padang Panjang jauh tertinggal bila dibandingkan dengan kota-kota lain di Sumatera Barat maupun secara nasional,” jelasnya.

Selain terus memacu ketertinggalan di bidang infrastruktur, Hendri Arnis juga terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menggulirkan berbagai bantuan dan program keahlian bagi pelaku UMKM dan masyarakat dengan kategori miskin.

Meskipun terus bekerja untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kinerja Hendri Arnis dan jajaran juga tidak bosan-bosannya diganjar berbagai penghargaan baik ditingkat Sumatera Barat maupun ditingkat Nasional. Seperti penghargaan Ayah Genre dari BKKBN Provinsi Sumatera Barat yang sebelumnya Bunda Genre juga dialamatkan untuk Ny.Maria Feronika, Piala Adipura, Kelurahan Berprestasi Tingkat Nasional dan Piala WTN yang akan diserahkan akan komitmen dalam mengatur tertib berlalu lintas di Kota Padang Panjang. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*