Tim Gabungan KPHL, TNI Polri Temukan Kayu Diduga Hasil Pembalakan

Fhoto : Tim KPHL Kehutanan Prov. Sumbar, TNI dan Polri saat menelusuri Hutan Lindung Bukit Air Damar Nagari Lubuk Jantan, Lintau Buo Utara, Kamis (01/02/18). Tim menemukan gudang kayu dan tumpukan kayu dalam kondisi terbakar.(ddy)

Tanah Datar, www.padang-today.com,- Tim Gabungan yang terdiri polisi, TNI dan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat menemukan puluhan kubik kayu yang diduga sebagai hasil pembalakan liar di kawasan Bukit Air Damar Jorong Mawar II Nagari Lubuk Jantan Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar, kamis (01/02/18).

Ketua tim Sarni, Kepala KPLH Bukit Barisan Provinsi Sumatera Barat mengatakan, tim gabungan yang berjumlah sekitar 14 orang itu, turun ke lokasi berdasarkan hasil laporan masyarakat, jika kegiatan pembalakan liar sudah marak terjadi di kawasan ini.

Sebelumnya, kata Sarni tim gabungan juga sudah menelusuri kawasan hutan di Kecamatan Lintau Buo bersama pihak kepolisian dan TNI.

“Ini kita lakukan karena adanya laporan dari masyarakat sekitar tentang terjadinya prakek pembalakan liar di daerah itu,” ujarnya.

Saat menelusuri kawasan hutan lindung di Bukit Air Damar tersebut, tim menemukan 1 unit mesin pembuat lambersering, 1 unit gudang kayu kondisi terbakar, 2 kubik kayu siap olah jenis marsawa, 1 unit dinamo mesin genset dan sekitar 4 kodi kayu lambersering kondisi sudah terbakar.

“Menurut keterangan yang kami peroleh, dugaan pembalakan liar ini dilakukan oleh oknum yang sudah kita kantongi indentitasnya, untuk permasalahan kasus ini akan kita serahkan kepada pihak penegak hukum,” ucap Sarni.

Ia menjelaskan setelah dilakukan cek titik koordinat bahwa lokasi penebangan kayu dan lokasi gudang kayu itu termasuk dalam kawasan Hutan Lindung. Dan lanjut Sarni, untuk menentukan wilayah tersebut berada di wilayah Kabupaten Tanah Datar ataupun Kabupaten Sijunjung menunggu hasil satelit yang di kelola melalui kantor KPLH di Padang.

“Kita juga akan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian, dan akan diupayakan penyitaan karena saat ini tim kesulitan karena medan yang cukup jauh, apalagi kondisi kayu tersebut kondisinya terbakar,” tutur Kepala KPLH Provinsi tersebut.

Informasi yang diperoleh www.padang-today.com beberapa minggu lalu, puluhan warga dari jorong setempat mendapati adanya kegiatan shoomill kayu di wilayah Kabupaten Tanah Datar, diduga shoowmill tersebut milik salah seorang warga Sijunjung.

“Kami sudah memperingati jika kayu dan tempat mereka mengolah kayu adalah wilayah Kabupaten Tanah Datar, namun mereka tidak mengindahkan sehingga terjadilah pembakaran tersebut,” tutur salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Jarak lokasi penebangan liar di kawasan Hutan Lindung Bukit Air Damar dengan pemukiman warga sekitar menempuh jarak yang cukup jauh menelusuri hutan lindung.

Sementara itu, salah seorang perantau Tanah Datar Ridwan Jufriana kepada media ini sangat menolak kegiatan illegal logging yg berlokasi didalam hutan lindung di Jorong Mawar II Nagari Lubuk Jantan yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab dari daerah Kabupaten Sijunjung.

“Kami sangat berharap kepada aparat keamanan dan pihak terkait mengusut tuntas permasalahan ini, agar jangan berlarut larut karena kalau tidak diawasi sangat berbahaya bagi kelanjutan kehidupan masyararakat,” ujar Ridwan Bogor asal daerah setempat.

Katanya, sejak adanya kegiatan yang disinyalir sudah berlangsung sejak setahun lalu itu resapan air kepada warga setempat sudah sangat berkurang, karena sumber air berasal dari hutan tersebut.(ddy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*