Tim Gabungan Tanggap Cepat Peristiwa Rengkahan Tanah Bukit Tui

Padang Panjang, Padang-Today.com – Untuk mengantisipasi keresahan masyarakat terhadap rengkahan yang terjadi dibukit Tui, Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kesatuan Bangsa dan Politik (BPBD Kesbangpol ) bersama tim gabungan menimbun dan menanam rumpun bamboo di area rengkahan tersebut.Rengkahan terjadi di ketinggian 820 MDPL (Meter Diatas Permukaan Laut) dan diperkirakan rengkahan tanahnya selebar 60 cm serta panjang nya lebih kurang 20 meter.

Selain BPBD, Kesbangpol penanaman serta penimbunan itu juga melibatkan pihak TNI, Polri, Satpol PP dan Damkar, LPM serta masyarakat sekitar Tanah Hitam.

Hadir saat itu Kepala BPBD, Kesbangpol Erizal, beliau langsung meninjau ke lokasi dan mengatakan, penanganan dan langkah pertama yang diambil adalah penimbunan agar semua tanah yang terpisah dapat menyatu kembali.

“Kita mengambil langkah penimbunan dan penanaman bambu ini agar nanti tanah yang terpisah menyatu lagi, dan tentunya dengan ditanam bambu dapat menahan debit air hujan yang turun,” jelasnya.

Erizal juga mengatakan, secara logika dapat disimpulkan bahwasanya tempat bersandarnya tebing adalah bamboo, jadi otomatis dengan adanya bambu dapat menahan rengkahan tanah ini.

“Setelah kita lakukan antisipasi ini, nanti tim dari BPBD akan selalu meninjau lebih lanjut bagaimana perkembangan dilokasi sepanjang rengkahan yang telah kita timbun ini,” ujarnya.

Disamping itu Sekretaris LPM Kelurahan Tanah Hitam, Firmansyah, menjelaskan, sebelumnya rengkahan di Bukit Tui ini sudah sejak Sabtu kemarin (27/1) diketahui, dan untuk memastikan keadaan tersebut beberap warga langsung meninjau kelokasi, baru setelah itu dilaporkan ke pihak BPBD Kesbangpol.

“Kami memastikan dulu kelokasi apakah benar terjadi rengkahan, dan setelah kami lihat ternyata benar terjadi pergeseran tanah, sontak semua yang melihat kaget dan semua warga yang mengetahui hal ini langsung dilanda kecemasan, karena kami tidak mau kejadian yang dulu terulang lagi,” ungkapnya.

Firmasyah menilai, rengkahan yang terjadi tersebut benar-benar menjadi ancaman bagi warga setempat, dan apabila ini berpotensi longsor, 350 KK akan menjadi korbannya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas