Tim Reaksi Cepat Kabupaten Agam Mendapatkan Pembinaan

Sosialisasi Tim Reaksi Cepat (TRC) Agam.

Sosialisasi Tim Reaksi Cepat (TRC) Agam.

AGAM, PADANGTODAY.com-Puluhan anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) mendapat pembinaan dari berbagai narasumber dalam kegiatan Pembinaan dan sosialisasi Tim Reaksi cepat (TRC) Kabupaten Agam 2014 yang diadakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Selasa (21/10) di Aula Stikes Ceria Buana Lubukbasung.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Agam Bambang Warsito mengatakan, kegiatan sosialisasi ini diikuti sekitar 48 peserta yang berasal dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Agam, dengan narasumber yang akan memberikan materi berasal dari BPBD Provinsi, BMKG Koto tabang, dan dari Jamari Sakato.

” Kita telah membentuk Tim Reaksi Cepat, dimana tim ini nantinya akan melakukan perkerjaan yang berkaitan dengan kebencanaan atau penanggulangan bencana secara cepat dan tepat. Oleh karenanya sangat kita terus mengasah pemahaman dan keahlian anggota TRC dengan berbagai kegiatan dan pembinaan dari berbagai element, sehingga kedepan tim ini dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab terhadap masyarakat dan lebih profesional ” ujar Bambang Warsito, kepala pelaksana BPBD Agam.

Bambang menambahkan, bahwa Agam selama 2014 ini telah mengalamin 190 kejadian bencana, yang terdiri dari tanah longsor, banjir, angin puting beliung, pohon tumbang, orang tenggelam di laut, serta tubo belerang di danau Maninjau. Sehingga untuk menghadapi bencana, kita menyiapkan sebuah tim yang tangguh dan cepat dalam melakukan tindakan penanggulangan bencana dan menolong masyarakat dari dampak yang ditimbulkan oleh bencana alam.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Syafirman mengatakan, sebagai daerah yang rawan bencana, pemerintah daerah akan terus melakukan berbagai terobosan dan inovasi sebagai upaya antisipasi melalui kebijakan-kebijakan konkrit. Salah satunya penyiapan tenaga relawan yang handal dan cakap melakukan penanggulangan bencana, termasuk penyiapan TRC untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat apabila terjadi bencana.

“Kita berharap melalui pembinaan dan sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman tim TRC sehingga betul- betul dapat membantu masyarakat secara cepat dan tepat, karena penanggulangan resiko bencana tidak hanya peran BPBD saja, namun semua instansi pemerintahan juga harus ikut serta dalam melakukannya, stermasuk juga masyarakat yang terus membekali dirinya dengan berbagai informasi tentang kebencanaan, sehingga dampak dari bencana dapat diminimalisir” kata Syafirman, Sekda Kab. Agam.

Dia menambahkan, pekerjaan yang dijalani TRC merupakan tugas mulia, di pundaknya diembankan tugas berat, demi menciptakan keamanan dan
kenyamanan masyarakat dalam mengahadapi berbagai macam kemungkinan ancaman bencana. Melalui kegiatan ini pemerintah Agam berharap TRC ini
bisa mengimplementasikan ilmu yang dapatkan selama pelatihan dan sosialisasi ini untuk menuntun masyarakat siap menghadapi bencana yang dapat terjadi kapan saja.(dil/martunis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*