Tingkatkan Efektivitas, Operasional Posko Check Point Dibagi Tiga Shift

Padangpanjang, TODAY– Seiring diberlakukannya kembali perpanjangan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar, petugas pos check point harus terus bekerja hingga 29 Mei ke depannya.
Melihat kondisi tersebut, Walikota Padangpanjang Fadly Amran BBA, melalui Kepala BPBD Kesbangpol Marwilis, SH, M.Si menyebut telah mengevaluasi penerapan PSBB di kota sejuk itu.
Hal ini disebutkan Marwilis, mengingat pelaksanaan PSBB tahap pertama di Padangpanjang belum berjalan optimal. Karena itu Pemko mengeluarkan kebijakan baru terkait tekhnis penugasan personil Pos Check Point’ di tiap perbatasan.
Disebut Marwilis berdasarkan evaluasi Walikota beserta jajaran, shift personil posko di ganti menjadi 3 shift dengan masing-masingnya bertugas 1×8 jam dari yang semula 1×24 jam.
“Hal itu bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan stamina personil, serta agar teman-teman dapat bekerja sebaik mungkin,” ucap Marwilis, Minggu (17/5).
Selain posko perbatasan, Pemko juga telah membentuk posko di masing-masing Kelurahan. Hal ini disebut guna memantau warga yang pulang kampung dan langsung ditangani gugus tugas Kelurahan.
Marwilis juga menyebut Pemko telah menyediakan posko di jalan alternatif, yang berfungsi menyuruh pendatang putar balik ke jalan utama. Sehingga tidak ada celah untuk masyarakat masuk ke Kota Padangpanjang tanpa melalui posko induk.
“Semoga dengan upaya seperti ini, wabah covid-19 di Kota Padangpanjang khususnya dapat berakhir. Mudah-mudahan kita semua dapat kembali beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya. (nfo/ka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas