Tingkatkan Hasil Pangan, Demplot Padi Sawah Dicanangkan

Wawako Emzalmi bersama Dandim mengangkat bibit padi pertanda, penanaman padi perdana dimulai secara serentak di Demplot Padi Sawah Kelurahan Surau Gadang Kecamatan Nanggalo, Kamis (29/1).

Wawako Emzalmi bersama Dandim mengangkat bibit padi pertanda, penanaman padi perdana dimulai secara serentak di Demplot Padi Sawah Kelurahan Surau Gadang Kecamatan Nanggalo, Kamis (29/1).

PADANG, PADANGTODAY.com-Menyikapi upaya percepatan swasembada pangan nasional tahun 2017, telah dicanangkan pembuatan demplot padi sawah Kota Padang. Pencanangan ini, sehubungan adanya arahan Pemerintah RI melalui Kementerian pertanian (Kemenpan) RI, terkait dialihkannya anggaran subsidi bahan Bakar Minyak (BBM) kepada perbaikan irigasi, distribusi bibit, distribusi pupuk, penyuluhan dan pengadaan alat mesin pertanian.

Dalam hal ini, jajaran Komando Resort Militer (Korem) 032 Wirabraja melalui Komando Distrik Militer (Kodim) 0312 Padang, bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemko Padang) melalui Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan (Dispernakbunhut) Padang, mencanangkan pembuatan demplot padi sawah, di Kelurahan Surau Gadang Kecamatan Nanggalo Kamis (29/1).

Pencanangan ini juga sekaitan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Danrem yang ke 30. Dalam kesempatan itu dihadiri langsung Wakil Walikota (Wawako) Padang, H Emzalmi, juga dihadiri Muspida, beberapa anggota DPRD Padang, seluruh camat dan beberapa anggota dari 40 kelompok usaha tani.

Dalam sambutan Wawako menyampaikan, sangat mengapresiasi kegiatan pencanangan demplot sawah di Kelurahan Surau Gadang kali ini. Tidak hanya itu, terkait percepatan ketahanan pangan, memang banyak yang harus disikapi secara bersama-sama. Diantaranya, dalam menyikapi lahan pertanian yang mulai banyak dialihfungsikan menjadi perumahan, Padang selaku kota besar memang tidak bisa dihindari dari pembangunan infrastruktur dan perumahan.

“Namun, upaya yang harus kita lakukan yaitu, pengalihan fungisan lahan. Dimana, lahan pertanian yang ada di Kota Padang saat ini lebih kurang 6500 hektare. Sedangkan, untuk pembangunan itu hanya boleh bagi lahan yang non produksi. Sementra lahan yang beririgasikan akan dipertahankan, karena ia merupakan sumber swasembada pangan,” sebut Wawako.

Di samping itu, sebut Wawako, atas pencanangan demplot disertai penanaman padi kali ini, hendaknya dapat di lakukan pada seluruh kecamatan. Meskipun dengan lahan terbatas, yang penting menghasilkan. Maka untuk itu, Pemko Padang sangat mendukung kegiatan ini, karena sangat bermanfaat bagi kelompok tani dalam meningkatkan swasembada pangan daerah.

“Seperti yang dilakukan kali ini, telah memberikan berbagai teknologi, ilmu dan praktek bagi kelompok tani. Semoga dapat memberikan contoh dari awal pengolahan hingga panen. Sehingga para petani dapat menikmati hasil panen yang lebih baik,” imbuhnya.

Setelah itu, Komando Distrik Militer (Kodim) 0312 Padang, Letkol Arm Wahyudi Dwi Santoso menyebutkan, akan mengerjakan satu hektar lahan percontohan dengan menanam padi organik di Kelurahan Surau gadang.

“Lahan yang berada di Kelurahan Surau Gadang Kecamatan Nanggalo ditanam padi organik dengan pola tanam System of Rice Intensification (SRI). Lahan ini, sebagai percontohan yang sepenuhnya dikerjakan oleh personil Kodim 0312 Padang dari awal pengolahan lahan hingga panen,” sebut Dandim.

Ditagetkan, dengan pemberian pupuk organik dan pola tanam yang diterapkan diperkirakan akan menghasilkan padimaksimal 12 ton per hektar. Diharapkan, lahan percontohan ini dapat meningkatkan hasil produksi pertanian di samping mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan.

“Selain menyiapkan lahan percontohan, Kodim 0312 akan melatih Babinsa membuat pupuk organik dan mengajarkannya kepada sejumlah kelompok tani. Maka untuk itu, setelah ini, bersama pihak terkait akan terus melanjutkan pembuatan demplot padi. Karena ini demi meningkatkan swasembada pangan yang berpengaruh khususnya bagi kesejahteraan masyarakat Kota padang,” tutup Dandim. (dil/rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas