TKN Pembina Tingkat Nasional Diharapkan Sebagai Pelopor Gerakan Nasional Anti Kejahatan Seksual Anak

Direktur Jenderal PAUDNI Hamid Muhammad.

Direktur Jenderal PAUDNI Hamid Muhammad.

Jakarta, PADANGTODAY.com-Taman Kanak-kanak Negeri Pembina Tingkat Nasional (TKN-PTN) sebagai pusat rujukan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) nasional diharapkan menjadi pelopor dalam pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2014, tentang Gerakan Nasional Anti Kejahatan Seksual terhadap Anak.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal PAUDNI Hamid Muhammad, pada acara peresmian awal (soft launching) TKN-PTN, Kamis (25/09/2014). TKN-PTN yang berlokasi di Petukangan, Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan ini memiliki program pengembangan penguatan upaya kebersihan dan keamanan disekolah.

“Saya berharap melalui pengembangan program tersebut, Gerakan Nasional Anti Kejahatan Seksual terhadap Anak dapat terealisasikan, dan menjadi contoh bagi lembaga PAUD lainnya,” ungkapnya

Selain pengembangan program tersebut, TKN-PTN juga mengembangkan kurikulum pembelajaran sebagai upaya penyelarasan pada Kurikulum 2013, penataan sarana dan prasarana, pengembangan bahan ajar, penguatan pendidik dan tenaga kependidikan, penguatan tata kelola dan administrasi sekolah. Kemudian juga ada pengembangan laman (website), pemberdayaan komite sekolah dan penguatan program keorangtuaan sebagai upaya merealisasikan gerakan anti kejahatan anak.

Melalui pengembangan program tersebut, Hamid pun berharap penyelenggaraan pendidikan anak usia dini dapat dilaksanakan secara komprehensif. Perlu diperhatikan juga pendidik dan tenaga kependidikan, dipersiapkan dengan baik melihat kualifikasi dan kompetensi sesuai dengan standar nasional.

“Saya titip betul kepada kepala sekolah, dinas pendidikan, dan komite sekolah, untuk betul-betul menjaga keberlansungan TKN-PTN sebagai rujukan dan model penyelenggaraan PAUD secara nasiona,” pungkas Hamid. (dil/Seno Hartono)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas