TMMN ke-94 Untuk Kesejahteraan Masyarakat, TNI Sedia Berperan Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

TMMN ke-94 - Pembukaan 7 Mei 2015. Laksamana Pertama TNI I Nyoman Nesa didampingi Kajari Payakumbuh Hasbih SH MHum dan Kapolres Payakumbuh AKBP Yuliani SH

TMMN ke-94 – Pembukaan 7 Mei 2015

Advertisements
TMMN ke-94 - Pembukaan 7 Mei 2015. Laksamana Pertama TNI I Nyoman Nesa bersama Bupati Alis Marajo dan Ketua DPRD Safaruddin Dt Paduko Rajo.

TMMN ke-94 – Pembukaan 7 Mei 2015. Laksamana Pertama TNI I Nyoman Nesa bersama Bupati Alis Marajo dan Ketua DPRD Safaruddin Dt Paduko Rajo.

TMMN ke-94 - Pembukaan 7 Mei 2015. Laksamana Pertama TNI I Nyoman Nesa disambut secara adat.

TMMN ke-94 – Pembukaan 7 Mei 2015. Laksamana Pertama TNI I Nyoman Nesa disambut secara adat.

TMMN ke-94 - Pembukaan 7 Mei 2015. Para Bundo Kanduang.

TMMN ke-94 – Pembukaan 7 Mei 2015. Para Bundo Kanduang.

TMMN ke-94 - Pembukaan 7 Mei 2015. Para Niniak Mamak.

TMMN ke-94 – Pembukaan 7 Mei 2015. Para Niniak Mamak.

TMMN ke-94 - Pembukaan 7 Mei 2015. Pembukaan jalan 8 jorong sepanjang 8,3 km.

TMMN ke-94 – Pembukaan 7 Mei 2015. Pembukaan jalan 8 jorong sepanjang 8,3 km.

TMMN ke-94 - Pembukaan 7 Mei 2015. Pembukaan jalan 8 jorong sepanjang 8,3 km.

TMMN ke-94 – Pembukaan 7 Mei 2015. Pembukaan jalan 8 jorong sepanjang 8,3 km.

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-”Tentara Nasional Indonesia harus mampu menunjukan peran aktifnya dalam proses pembangunan maupun kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Komandan Lantamal II Padang Laksamana Pertama TNI I Nyoman Nesa saat membuka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-94 di Jorong Puah Data, Nagari  Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota Kamis, 7 Mei 2015 lalu.

Tak hanya dalam meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, TNI juga diharapkan mampu berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membantu percepatan pembangunan dan lainnya. I Nyoman Nesa selaku Irup TMMD ke-94 di Koto Tinggi juga berpesan bahwa TMMD serentak dilaksanakan di 61 wilayah Kabupaten dan Kota di Indonesia. TMMD meliputi kegiatan fisik dan kegiatan non fisik.

Dalam pembukaan TMMD yang ke-94, hadir 4 Komandan Distrik Militer, Yakni Dandim 0304/Agam, Dandim 0305/Pasaman, Dandim 0306/50 Kota dan Dandim 0307/Tanah Datar. Hadir pula Bupati Limapuluh Kota Alis Marajo, Kapolres Limapuluh Kota AKBP Try Wahyudi, Kapolres Payakumbuh AKBP Yuliani, Kejari Hasbih, Ketua DPRD Limapuluh Kota Safaruddin Datuak Paduko Rajo serta ratusan anggota TNI dan masyarakat Kecamatan Gunuang Omeh, Limapuluh Kota.

”Tahun ini, TMMD serentak dilakukan di 61 wilayah kabupaten kota di Indonesia. Kegiatan ini meliputi pekerjaan fisik yang terdiri dari pembangunan infrastruktur jalan, perumahan dan fasilitas umum,” ungkap Laksamana Pertama I Nyoman Nesa.

Khusus, untuk pekerjaan non fisik, meliputi pembinaan terhadap mental wawasan kebangsaan, sosialisasi terhadap bahaya narkoba serta mencegah berkembangnya paham radikal dan memantapkan kerukunan umat beragama, berbangsa dan bernegara.

TMMD ke-94 ini, dilaksanakan hingga 27 Mei mendatang dengan melibatkan 150 orang yang masing-masingnya pesonil TNI sebanyak 125 orang, Polri 10 orang, tim asistensi atau penyuluh sebanyak 15 orang.

Laksamana Pertama TNI I Nyoman Nesa berharap, melalui TMMD dengan program tri sukses; sukses penyelenggaraan, sukses kemanunggalan rakyat dan sukses ciptakan gotong royong, hendaknya dapat meningkatkan dan memantapkan kesadaran bermasyarakat, berbangsa, bernegara dan bela negara untuk kemajuan bersama.

Disamping itu, keberadaan TNI di tengah-tengah masyarakat  mampu memberikan dampak kemajuan bagi daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membantu pemerintah dalam mempercepat pembangunan daerah.

”Diharapkan, TMMD  dapat membuka keterisolasian dan membantu kegiatan pencapaian swasembada pangan serta peningkatan perekonomian masyarakat,” ujar  I Nyoman Nesa. Dalam pembukaan TMMD ke 94 tersebut, I Nyoman Nesa turut memberikan peralatan  berupa cangkul, sekop dan kuir secara simbolis kepada anggota TNI yang akan memulai kegiatan TMMD di Kecamatan Gunuang Omeh tersebut.

Sementara itu, Bupati  Alis Marajo mengakui TMMD atau acap disebut ”Tentara Masuk Desa” atau nagari, selama ini cukup memberikan dampak positif dalam kehidupan masyarakat di daerah.

”Bakti TNI itu telah mampu membuka isolasi sejumlah pemukiman masyarakat,” ujar Alis Marajo.

Sebelumnya, Dandim 0306/50Kota Letkol Inf Heri Sumitro SPd dalam laporannya menyebut sasaran fisik membuka jalan baru dari Jorong Aie Angek menuju Luak Begak sepanjang 7,5 km dengan lebar 7 meter. Selain itu rehab rumah tidak layak huni sebanyak 24 unit. Sedangkan sasaran non fisik berupa penyuluhan oleh SKPD terkait.

Ruas pembukaan jalan baru ini sendiri, pasca dihitung ulang kondisi lapangan oleh pelaksana TMMD atau TMMN, menjadi sepanjang 8,3 km. Lebar jalan adalah 6 meter, dengan parit, di kiri dan kanan jalan, selebar setengah meter masing-masingnya.

Tokoh masyarakat Koto Tinggi, Z Datuak Parpatiah Nan Sabatang turut berterimakasih kepada TNI, Polri serta pemerintahan daerah yang mau bahu-membahu dengan masyarakat dalam mempercepat pembangunan daerah Koto Tinggi sekaligus kawasan perjuangan di Kabupaten Limapuluh Kota.

”Terbukanya akses jalan baru, setidaknya mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Begitu juga, Koto Tinggi yang dikenal kawasan perjuangan dan penghasil jeruk Jesigo di Limapuluh Kota ini bisa jauh lebih maju,” jelasnya.(Dodi Syahputra)

TMMN ke-94 - Pembukaan 7 Mei 2015 (7)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*