Tuju Keluarga Sadar Hukum, Limapuluh Kota Wakili Sumatera Barat Lomba Tingkat Nasional

Kantor Bupati Limapuluh Kota

Kantor Bupati Limapuluh Kota

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Kabupaten Limapuluh Kota telah mewakili Provinsi Sumatera Barat pada Lomba Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) tingkat Nasional tahun 2016. Lomba  Kadarkum tingkat Nasional itu dilaksanakan pada 1 hingga 4 Agustus 2016 lalu di Putri Duyung Cottage and Convention, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta.

Koordinator Tim Kadarkum Kabupaten Limapuluh Kota Eri Fortuna SH menyampaikan raihan dari lomba tersebut.

“Ditunjuknya Tim Kadarkum dari Kabupaten Limapuluh Kota setelah Tim Kadarkum Nagari Tanjung Pauh, Kecamatan Pangkalan Kotobaru berhasil merebut juara pertama lomba Kadarkum tingkat Provinsi Sumatera Barat yang diselenggarakan aparatur Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Azazi Manusia (HAM) Sumbar, di Padang pada bulan Oktober 2015 lalu,” kata Eri Fortuna.

Eri menambahkan, berhasilnya Limapuluh Kota  merebut juara pertama lomba Kadarkum Tingkat Provinsi, diakuinya sebab tim telah melakukan berbagai persiapan untuk kematangan. Bahkan persiapan tersebut termasuk upaya dalam mewakili Sumatera Barat mengikuti Lomba Kadarkum tingkat Nasional.

“Tentunya sudah sejak awal mempersiapkan tim kami yang akan bersaing dengan tim-tim dari berbagai provinsi se-Indonesia. Ini adalah tantangan berat, tetapi kami harus optimistis bahwa akan mampu bersaing dengan daerah lainnya,” kata Eri yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Limapuluh Kota itu.

Disampaikannya pula, persiapan-persiapan yang akan dilakukan pihaknya adalah selain mempelajari dan mendalami perundang-undangan yang menjadi materi lomba, pihaknya juga akan melakukan latihan-latihan supaya timnya lebih matang dan siap menghadapi lomba Kadarkum di tingkat Nasional.

“Kami berharap pada lomba Kadarkum tingkat Nasional tahun 2016 ini, tim kami bisa mengharumkan nama Kabupaten Limapuluh Kota,” harap Eri.

Lomba Kadarkum merupakan sarana untuk memilih kelompok Kadarkum yang berprestasi dalam pemahaman hukum. Untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat agar dapat lebih mengetahui, memahami dan mentaati setiap peraturan hukum yang berlaku

“Untuk mengimplementasikannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, maka perlu dilakukan pembinaan terhadap Kadarkum,” ungkap Heri kembali.

Jumlah peserta dan pendamping yang dibiayai melalui anggaran Badan Pembinaan Hukum Nasional dari Tim Kadarkum Limapuluh Kota sendiri sebanyak 6 orang meliputi akomodasi dan transportasi dari masing-masing Provinsi untuk pulang dan pergi ke Jakarta.

Adapun materi soal lomba meliputi Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak jo Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu iintas dan Angkutan Jalan, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta UU No 16 tahun 2011 tentang Bantuan Hukum.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*