UEM SP Mandiri Cubadak Aie Kota Pariaman Dinilai Tim Provinsi Sumatera Barat

uem sp mandiri dinilai tim provinsi sumbar

Pariaman, PADANG-TODAY.com-Tim Penilai UEM SP (Usaha Ekonomi Simpan Pinjam) tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2015 kunjungi UEM SP Mandiri Desa Cubadak Aie Utara Kecamatan Pariaman Utara yang mewakili Kota Pariaman dalam lomba UEM SP tingkat Provinsi Sumatera Barat, Rabu (16/9). Hadir dalam acara ini Staf Ahli Bidang Pembangunan Oktavianus, Kadis BPM Desa Lanefi, Kepala SKPD, Camat Pariaman Utara Yakirman, Kepala Desa Cubadak Aie Utara Abdul Hamid, Ketua UEM SP Mandiri Cubadak Aie Dedy Kurniadi, serta anggota pengurus UEM SP Mandiri dan anggota serta masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya Staf Ahli Bidang Pembangunan Oktavianus mengatakan UEM SP sangat diperlukan bagi pelaku usaha Mikro untuk penambahan modal yang ada di tingkat Desa, serta membentu anggotannya dalam permasalahan permodalan. Dengan usaha pemberdayaan masyarakat baik SDM maupun peningkatan kerjasama dalam masyarakat, dapat meningkatkan usaha kecil mikro yang nantinnya akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu sendiri, ujarnya.

“ Di era Globalisasi dan Pasar Bebas yang akan kita rasakan, perlunya peran usaha kecil mikro untuk dapat bertahan dari gempuran produk dan usaha asing, sehingga diperlukan peningkatan pengetahuan tekhnologi yang dapat menunjang usaha, sehingga kita dapat bertahan dan mampu untuk menghadapi ini nantinya “, tukas Oktavianus.
Tim Penilai UEM SP Provinsi Sumatera Barat yang diketuai oleh Indra Jaya dengan membawa 5 orang anggotanya akan menilai kiat-kiat apa saja yang dilakukan oleh UEM SP Mandiri dalam menjalankan kegiatannya, baik dari segi permodalan dan kesejahteraan anggotannya. Dengan adanya UEM SP di tengah masyarakat diharapkan dapat menggalakkan ekonomi mikro bagi warga miskin. Hal ini diperlukan sinergitas mulai dari desa sampai pemerintah pusat, sehingga program pro rakyat yang digulirkan dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sehingga dapat mengentaskan kemiskinan yang ada di kab/kota, ucapnya.

Dalam exposenya Ketua UEM SP Mandiri Desa Cubadak Aie Utara Dedy Kurniadi mengatakan bahwa UEM SP Mandiri ini telah dimulai dari tahun 2008, yang mana dana awalnya berasal dari khas desa yang dananya diambil dari PNS dan masyarakat di Cubadak Aie, akhirnya tumbang. Dan di tahun 2012 mendapat modal dari BPM Desa Kota Pariaman sebesar 50 juta, karena berkembang di tahun 2014 ditambah lagi sebanyak 50 juta sehingga dapat menjadi seperti sekarang ini. Di tahun 2012 diperoleh penghasilan 52.915.000 dan di Agustus 2015 ini telah mencapai 116.935.000, dengan beranggotakan di awal 37 orang dan saat ini telah mencapai 89 anggota. Dedy Kurnaidi menutup dengan berkata sukses dari UEM SP Mandiri Cubadak Aie ini dengan berlandaskan kejujuran dan transparansi. (eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*