Untuk Pengembangan Usaha, 25 Mustahik asal Kota Pariaman Terima Bantuan Modal dari LKKS Sumbar

ibu nevi irwan prayitno berikan secara simbolis total bantuan modal pengembangan usaha kepada 25 mustahik kota pariaman dari LKKS sumbar dengan Baznas sumbar

Kota Pariaman, Padang-today.com__Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Keluarga (LKKS) Provinsi Sumatera Barat, ibu Nevi Irwan Prayitno yang bekerjasama dengan Baznas Provinsi Sumatera Barat dan LKKS kota Pariaman, menyerahkan bantuan Modal Pengembangan Usaha dengan total 50 juta rupiah bagi keluarga miskin (Mustahik) warga Kota Pariaman tahun 2017, bertempat di Balairung rumah dinas walikota pariaman, beberapa waktu lalu.

Istri Gubernur Sumatera Barat ini juga mengatakan agar setelah diberikan bantuan modal pengembangan usaha sebesar 2 juta rupiah, kepada 25 orang mustahik asal Kota Pariaman, untuk dapat mulai semangat bekerja dengan kemampuan dan usaha kecilnya.

“Ayo semangat bekerja, terus berusaha dan berdoa agar dapat terbebas dari roda kemiskinan yang menaunginya selama ini, sehingga dapat meningkatkan taraf keluarganya menjadi lebih baik lagi,” kata Nevi Irwan Prayitno, Rabu 09-08-2017.

Kepada penerima manfaat, lanjutnya, untuk dapat menjadikan bantuan ini sebagai batu loncatan agar dapat mengembangkan usaha kecilnya, serta betul-betul dimanfaatkan untuk keperluan usaha, jangan samapi diselewengkan ke hal konsumtif.

Ia juga mengapresiasinya kepada LKKS provinsi sumatera Barat, yang rutin setiap tahun memberikan bantuan modal pengembangan usaha ini kepada 25 orang warga Kota Pariaman yang telah diverifikasi untuk dapat menerima bantuan modal ini.

wako dan istri serta ibu nevi irwan prayitno dan rombongan berfoto bersama dengan 25 mustahik asal kota pariaman

“Kehadiran LKKS begitu penting dimata Pemerintah, karena LKKS banyak membantu tugas Pemerintah dalam mengurangi masalah kesejahteraan sosial melalui kegiatan dan program kerja yang dimilikinya,” katanya.

Selain itu, Ia juga mengingatkan agar mulai kita niatkan di dalam hati, untuk tahun depan, kita bukan lagi penerima zakat, tetapi adalah pembayar zakat, dan kalau itu kita lakukan insyaallah, kita akan diberi kemudahan dalam berusaha, sehingga dapat mengangkat derajat keluarga, dari yang kurang mampu, menjadi warga yang mampu.

“Mari kita manfaatkan bantuan dari LKKS Provinsi Sumatera Barat ini dengan sebaik-baiknya, sehingga kita dapat mengurangi tingkat kesenjangan sosial di masyarakat dan dapat mengurangi angka kemiskinan yang ada di Kota Pariaman,” tandasnya menghakiri. (sgr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*