Video Oknum Bidan di RSUD Achmad Darwis Limapuluh Kota di Suliki, Masyarakat Jadi Heboh

Ilustrasi video meresahkan bikin heboh warga

Ilustrasi video meresahkan bikin heboh warga

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANGTODAY.com-Video salah seorang oknum bidan di Rumah Sakit Umum Daerah Achmad Darwis di Suliki Limapuluh Kota jadi gunjingan warga. Sejumlah video yang diunggah ke jejaring sosial tersebut, terlihat gambar mirip petugas kesehatan yang berprofesi sebagai bidan berinisial W (29) tanpa busana.

“Video yang berdurasi sekitar 1,2 menit itu dengan cepat menyebar dan diunduh sejumlah orang yang melihatnnya, entah siapa yang menyebar luaskan kami tidak tahu,” ungkap salah seorang warga Nagari Suliki, Kecamatan Suliki yang minta identitasnya tidak dipublikasikan.

Hal itu dibenarkan salah seorang warga lainnya di salah satu warung kopi tidak jauh dari RSUD Achmad Darwis. Informasi yang berkembang, orang yang berada dalam video amoral tersebut bisa saja jadi korban pembajakan atau pelaku.

“Mungkin saja ini salah satu kerjaan orang yang sakit hati terhadap orang yang ada dalam video tersebut,” kata warga di warung.

Direktur Rumah Sakit Achmad Darwis Suliki, dr Datri saat, Selasa (17/3) tidak menampik adanya kabar tak sedap ini. ”Kabar itu memang kita dengar, namun kita tidak bisa berprasangka dulu sebelum kita memastikan kebenarannya,” ungkap dr Datri saat dihubungi.

Menurut Direktur, persoalan itu berhubungan dengan nama baik seseorang. Sehingga jika salah memberikan komentar tentunya akan merugikan orang lain. Direktur berjanji akan bertemu dengan orang yang bersangkutan untuk menanyakan kepastiannya.

Sementara itu, terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Limapuluh Kota, dr Adel Nofiarman mengaku juga sudah mendengar informasi tentang video meresahkan ini. Kadiskes berharap Direktur RS Achmad Darwis memanggil pegawainya untuk dimintai keterangan.

“Agar Direktur menyelesaikan persoalan tersebut dan memanggil orang bersangkutan untuk memperjelas kondisi sebenarnya,” kata dr Adel menyebutkan.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*