Wagub mengikuti Zikir Akbar di Masjid Jannatus Salam

DSC_0114 DSC_0116 DSC_0121 DSC_0130
Pasar Usang, PADANGTODAY.com– Minggu (24/5) Wagub menghadiri acara Dzikir Akbar di Masjid Jannatus Salam. Selain Dzikir Akbar di MAsjid Jannatus Salam juga kegiatan Peresmian Yayasan Dermawan KL.PSU. Perkenalan Yayasan Dermawan yang bekerja sama dengan Bank Mandiri dengan Optimalisasi Ziswaf (zakat, Infak, Shadakah, dan Wakaf). Tema yang diangkat dalam Dzikir Akbar ini Mengurangi Kemiskinan melalui Pendidikan Menghafal Quran, Berdzikir dan pelatihan menjadi Saudagar yang dermawan.

Yayasan Dermawan mengambil filosofi Asmaul Husna yakni Al-Barr yang berarti Dermawan. Apabila kita mendengar anak yatim, pasti kita menilai ada sesuatu yang kurang dari anak yatim tersebut. Sedangkan bagi Yayasan Dermawan, InsyaAllah dengan penggalian Ziswaf yang tepat, bisa mengajarkan kepada Anak Yatim untuk menjadi seorang yang dermawan dibalik keterbatasan.

Ketua Umum Yayasan Dermawan KL. PSU periode 2015-2020 dijabat oleh Kemal Idris Mukhni.
“Kami mempunyai program untuk memberdayakan Anak Yatim yaitu dengan Hafal Quran. Selain itu kami juga akan berikan pelajaran mengenai Wirausaha untuk bekal mereka kedepannya, Selain itu kami ingin mewariskan Al-Quran bagi para generasi muda, agar semua Amal Ibadah kita bisa diterima disisi-Nya, sebentar lagi kita juga akan memasuki Bulan Suci ramadhan, marilah kita perbanyak menghafal Quran untuk meningkatkan Amal kita dimata Sang Khaliq”.

Wakil gubernur menyampaikan Sambutan sebelum Dzikir dimulai. “Permasalahan bagi generasi muda saat ini adalah kurangnya akhlak dan penerapan ABS-SBK, sehingga pada saat ini telah terjadi degradasi moral para pemuda kita. Dan ini perlu diperhatikan lagi, karena para generasi muda adalah generasi yang nantinya akan memimpin Bangsa ini. Saya sangat bersyukur adanya Yayasan Dermawan ini, merupakan jalan menuju Surga, dan dengan mendidik anak-anak ini menjadi calon pemimpin yang hafal quran”, ucap MK.

“Sedangkan untuk kedepannya, saya ingin menganjurkan kepada Majelis Taklim dibentuk Koperasi Berbasis Syariah di Masjid atau Mushola untuk meningkatkan dan membantu perekonomian dan pemberian modal usaha bagi yang membutuhkan. Untuk membentuk semua itu, kita harus memiliki dasar Islam yang kuat untuk meningkatkan status kehidupan sosial. Selain itu kita harus bisa displin dalam bersikap, Disiplin Waktu, Disiplin kebersihan sehingga semua yang kita rencanakan bisa tercapai sesuai tujuan yang kita inginkan”, tambah MK.(admin/rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*