Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) Melarang Penjualan Pakaian Bekas

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy)

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy)

Advertisements

PADANGTODAY.COM– Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) akan mengikuti saran pemerintah, melarang penjualan pakaian bekas. Meski demikian secara teknis pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dsiperindag) kota Solo.

“Lebih baik penjualan pakaian bekas dilarang saja, namun teknisnya biar diatur Disperindag,” ujar Rudy, Jumat (6/2).

Kepala Disperindag Solo, Triyana mengaku belum bisa mengambil langkah terkait pelarangan penjualan pakaian bekas impor di Solo. Meskipun secara resmi, pemerintah pusat mulai melarang impor pakaian bekas dengan alasan kesehatan.

“Kami belum bisa memutuskan hal tersebut. Dalam waktu dekat kami akan terjun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi penjualan pakaian bekas di Solo,” katanya.

Ia akan melakukan pengecekan menyeluruh, baik kelayakan hingga dan pengecekan standar perdagangan lainnya.

Beberapa lokasi sentra penjualan, seperti pasar Gilingan dan klitikan Notoharjo Semanggi akan menjadi fokus utama tim Disperindag.

“Kami akan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan untuk mengetahui penyakit yang terkandung dari pakaian bekas tersebut,” ucapnya.
PADANGTODAY.COM- Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) akan mengikuti saran pemerintah, melarang penjualan pakaian bekas. Meski demikian secara teknis pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dsiperindag) kota Solo.

“Lebih baik penjualan pakaian bekas dilarang saja, namun teknisnya biar diatur Disperindag,” ujar Rudy, Jumat (6/2).

Kepala Disperindag Solo, Triyana mengaku belum bisa mengambil langkah terkait pelarangan penjualan pakaian bekas impor di Solo. Meskipun secara resmi, pemerintah pusat mulai melarang impor pakaian bekas dengan alasan kesehatan.

“Kami belum bisa memutuskan hal tersebut. Dalam waktu dekat kami akan terjun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi penjualan pakaian bekas di Solo,” katanya.

Ia akan melakukan pengecekan menyeluruh, baik kelayakan hingga dan pengecekan standar perdagangan lainnya.

Beberapa lokasi sentra penjualan, seperti pasar Gilingan dan klitikan Notoharjo Semanggi akan menjadi fokus utama tim Disperindag.

“Kami akan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan untuk mengetahui penyakit yang terkandung dari pakaian bekas tersebut,” ucapnya.
(hhw/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*