“Data yang di hasilkan dari sensus ekonomi 2016 ini sangat bermanfaat bukan hanya bagi pemerintah atau pelaku usaha tetapi juga seluruh lapisan masyarakat”. ungkapnya

Data sensus ekonomi 2016 ini dapat memotret daya saing bisnis di Indonesia dan menentukan posisi perekonomian Indonesia diantara negara negara di kawasan regional maupun internasional.hal ini menjadi penting karena Indonesia telah memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang tentu harus diantisipasi dan disikapi secara cermat dan cerdas, “dalam konteks ini sensus ekonomi menjadi sangat strategis dan krusial,”,Pungkasnya

Walikota Hendri Arnis menambahkan bahwa Sebagai Agenda Nasional Sensus Ekonomi harus di dukung bersama dan kita sukseskan. ”Saya berharap dengan dilakukannya sosialisasi ini maka dipastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2016 di Kota Padang Panjang akan dapat mencapai sasaran yang diinginkan karna sensus ekonomi adalah bagian dari indikator yang sangat menentukan untuk menghadapi tantangan kedepan yang semakin kompleks”. Tambahnya.

Sementara itu Kepala BPS Kota Padang Panjang Taufik Amnul Hayat M.Si saat ditemui menyampaikan bahwa sensus ekonomi ini dilaksanakan sekali dalam 10 tahun dan akan berlangsung dari 1 – 31 Mei tahun ini. Kemudian fokus dari Sensus Ekonomi adalah usaha diluar sektor pertanian biasanya dilakukan di daerah perkotaan.

Diantara indikator dari sensus ekonomi tersebut adalah jumlah usaha di sektor perdagangan,rumah makan ,hotel, di sektor pertambangan ,kemudian usaha apa yang dominan pada daerah itu.”Jadi kita tahu strata ekonomi suatu daerah kemudian kita tahu sampai dimana proses pembangunan dari sisi pertumbuhan sosial ekonomi masyarakat tersebut ” ungkapnya.

Kemudian Taufik Amnul Hayat menyampaikan alasannya mengundang para kepala SKPD dalam sosialisasi ini adalah agar Para kepala SKPD dapat mensosialisasikan kembali apa yang dipaparkan dalam acara tersebut, serta dapat menghimbau kepada pelaku usaha yang berada di ruang lingkup pembinaan mereka untuk bisa secara bersama menyukseskan sensus ekonomi.

Misalnya Dishub kominfo dengan Organda, dan Dinas PU dengan Gapensi, “jadi ketika petugas kita datang mereka sudah paham ini adalah kegiatan pemerintah, dan tehadap unit unit usaha dibawah binaan SKPD yang akan di data oleh BPS, diharapkan bisa menerima petugas dengan sebaik baiknya dan menjawab data dengan sejujur jujurnya ”. Tambahnya.

Ikut Hadir Pada saat itu FORKOPIMDA tingkat II Kota Padang Panjang beserta undangan lainnya. Acara yang di selenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang Panjang ini berlangsung pada selasa (12/4) di Hall Lantai III Kantor Walikota Padang Panjang. (*)