Walikota: Tolak Bencong Mangkal! KPA Diskusi Panel AIDS

Walikota: Tolak Bencong Mangkal! KPA Diskusi Panel AIDS

Walikota: Tolak Bencong Mangkal! KPA Diskusi Panel AIDS

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Walikota Payakumbuh Riza Falepi buka-bukaan soal Perda Pekat yang ada di Kota Payakumbuh saat ini. Perda ini kelemahannya masih banyak, tidak serta merta bisa diandalkan langsung.

“Sudahlah Perda lemah, kadang-kadang penegak hukumnya juga lemah,” Walikota Riza Falepi buka-bukaan dalam membuka Diskusi Panel memperingati Hari Aids se-Dunia di Mungka Room Hotel Syariah Mangkuto, Payakumbuh Utara, Kamis (6/12/2018).

Diskusi Panel yang bertemakan “save your life, tolak PEKAT dan cegah HIV AIDS bersama KPA Kota Payakumbuh,” ini menampilkan pemateri Walikota Payakumbuh Riza Falepi, Kepala BNNK Payakumbuh AKBP Firdaus, Dandim 0306/50 Kota, Kapolres Kota Payakumbuh, Dinas Kesehatan, dan Komisi Penanggulangan AIDS Kota Payakumbuh.

Pemateri yang Ketua LKKS Henny Riza Falepi, Ketua P2TP2A Machdalena, Ketua KNPI Ahmad Ghanny, Sekretaris Pemuda Pancasila Ade Vianora, Karang Taruna, LKAAM, Appal, Bundo Kanduang, PKK, RKPP, Sapma, HMI, IMM dan organisasi lainnya yang ada di Kota Payakumbuh.

Sekretaris KPA Kota Payakumbuh Fahman Rizal mengatakan kegiatan ini adalah sebagai tindak lanjut Deklarasi Anti Pekat 5 November 2018, tujuannya untuk terus menggalakan anti pekat dan HIV/AIDS di Kota Payakumbuh agar dapat menekan dan mencegah terjadinya penyimpangan dan timbul kesadaran di masyarakat. Maka perlu diadakan Diskusi Panel untuk melahirkan ide-ide yang dirasa perlu untuk disampaikan kepada pemerintah.

Walikota meminta tolong masyarakat untuk mendukung penegakan hukum di Payakumbuh. Kalau bisa bikin spanduk tolak bencong mangkal.

“Selaku Walikota, saya sangat ingin sekali masyarakat melakukan itu untuk mendukung sukses kerja Pemko,” ujar Riza Falepi.

Soal HIV AIDS, Walikota mengatakan, mari membangun kesadaran bersama. Sebab, ini kebutuhan kita bersama. HIV/AIDS disebabkan perilaku menyimpang yang menjadi faktor utama penyebab penularan virus ini.

“Perlu kita lahirkan hasil diskusi yang bisa memberikan andil dalam pelaksanaannya. Makanya, “don’t talk about human right” kalau nggak paham. Bagaimana masyarakat akan maju dan kompetitif.

Orang-orang yang akan kita hadapi melahirkan undang-undang yang bertentangan dengan kebutuhan daerah kita.

Memang bikin anak saja yang pandai?” Walikota tegas. Riza Falepi berharap dilahirkan rekomendasi dari Diskusi Panel ini.

“Apapun kesepakatan tertulis yang ditelurkan, hasilnya berikan kepada saya, jadikan sebagai follow-up atas nama pemerintah dan masyarakat,” kata Riza Falepi. Lanjutnya, kota ini makin baik, bisa diharapkan dan menjadi contoh bagi orang lain.

Bangun Manusia

“Mari bangun bersama, kami ingin lebih kencang pembangunan walaupun pertumbuhan ekonomi kita masih kita butuhkan lebih tinggi lagi, supaya kesejahteraan mampir ke kota kita,” tukas Riza Falepi.

Walikota Payakumbuh, Riza Falepi sangat menginginkan agar dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Murenbang), yang menjadi usulan juga pembangunan non fisik.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*