Walinagari Layak Maju  Berkompetisi Pada Ajang Pemilihan Kepala Daerah 

 

Padang-today.com__Keberadaan walinagari di Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar, memang  layak untuk diperhitungkan. Termasuk diantaranya layak untuk bisa ikut berkompetisi pada ajang pemilihan Kepala Daerah secara Langsung Pilkada Kabupaten Padang Pariaman tahun 2020 mendatang. 

Seperti diakui Ketua Forum Walinagari Kabupaten Padang Pariaman, H Zulhendrayani, menurutnya, jika melihat peluang dan potensi walinagari yang ada di Padang Pariaman saat ini, yang berjumlah 103 walinagari, beberapa diantaranya  memang cukup layak dan berpeluang untuk ikut berkompetisi pada pemilihan Kepala Daerah tahun 2020 mendatang.

“Karena kalau kita melihat beberapa pengalaman daerah lain,  sebenarnya sudah cukup banyak kepala desa yang dipilih menjadi bupati atau wakil bupati,” kata dia.

Ini tentunya menunjukkan bahwa kualitas dari walinagari atau kepala desa itu tidak bisa diremehkan begitu saja. Artinya, kepala desa layak diperhitungkan untuk ke depannya. Demikian pula halnya walinagari yang ada di Kabupaten Padang Pariaman ini.

“Begitu pula tentunya harapan kita di Padang Pariaman ini, mungkin ke depannya juga akan ada  walinagari yang maju atau terpilih untuk memimpin Daerah Kabupaten Padang Pariaman ini. Lagipula peluang untuk itu juga cukup terbuka lebar, tinggal lagi bagaimana kita memaksimalkan setiap peluang yang ada,” kata dia. 

Seperti diketahui, proses pemilihan seorang walinagari pada dasarnya lahir dari hasil pilihan masyarakat sendiri. Atau dalam pengertian lain  pemimpin yang lahir dari akar rumput, sehigganya dalam kepemimpinannnya sebagai  walinagari mereka umumnya oleh seluruh elemen masyarakat.

“Seharusnya kan memang seperti itu, sehingga seorang pemimpin itu kesannya tidak lahir begitu saja atau secara karbitan. Lain halnya dengan calon dari walinagari, meski selama ini mereka hanya berpengalaman memimpin di tingkat nagari, namun bagaimanapun mereka telah teruji sebagai pemimpin di tengah masyarakatnya,” kata siapa. 

Memang begitu pula seharusnya seorang kepala daerah, sosoknya sebagai pemimpin idealnya harus lahir dari bawah, atau pernah memimpin di tingkat pemerintahan terkecil, seperti walinagari, hingga tingkat kecamatan dan seterunya. 

“Untuk itulah tentunya tidak ada salahnya jika nantinya  ada pula diantara walinagari yang berminat untuk maju menjadi pemimpin ke tingkat yang lebih tinggi. Seperti menjadi bupati atau wakil bupati. Dan ini tentunya akan tentu sangat layak kita dukung secara bersama,” jelasnya.

Bagaimana pun lanjutnya, seorang walinagari tentunya juga sudah sangat berpengalaman dan tahu dengan kebutuhan nagari dan masyarrakat nagari yang dipimpimpinnya, jadi dengan begitu pemimpin daerah tidak hanya lahir dari parpol seperti yang ada selama ini.

“Jadi peluang untuk itu sebenarnya cukup terbuka lebar, terutama jika berkaca dari pengalaman daerah lain. Untuk itu tentunya tidak ada salahnya jika pengalaman seperti itu  kita coba terapkan saat pilkada Padang Pariaman mendatang,” kata dia. 

Diakuinya, sejauh ini wacana untuk memajukan calon waliagari pada pilkada Padang Pariaman tahun 2020 sepenuhnya memang belum begitu mengapung ke permukaan, termasuk dari Forum Walinagari sendiri.  

“Tapi bisa saja wacana seperti itu telah mulai dibicarakan oleh teman-teman, dan jika itu memang telah menjadi komitmen bersama kita dari forum tentunya sangat siap untuk mendukung,” jelasnya.

Belum mengapungnya wacana calon dari walinagari untuk maju pada pilkada mendatang memang sangat beralasan, karena seperti diketahui seorang walinagari jelas tidak dibolehkan untuk berpolitik praktis.

“Namun demikian, sebagai walinagari mereka tentunya memiliki hak yang sama dengan warga negara lainnya, termasuk diantaranya juga berhak untuk maju atau dicalonkan sebagai calon bupati atau calon wakil bupati. Termasuk diantaranya bisa maju melalui jalur parpol ataupun jalur independen lainnya,” kata dia.

Apalagi kalau nantinya hal itu muncul dari keinginan akar rumput atau dari keinginan masyarakat, jika hal itu terjadi tentunya semua pihak tentu tidak akan bisa melawan arus atau keinginan masyarakat yang ada. (suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas