Warga Korong Kapur Dihebohkan Dengan Penemuan Mayat Wanita

 

Padangpariaman, PADANGTODAY.com-Sosok mayat wanita (55) tahun dalam keadaan terlungkup ditemukan warga di sekitar Mushalla rumah makan Samba Lado, Nagari Sungai Buluh Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padangpariaman, Sumbar, Selasa siang (26/5) dinihari. Wanita separoh baya tersebut ditemukan warga yang kebetulan sedang asik bermain di lokasi penemuan mayat tersebut.

Sebut saja “AM” kepada www.padangtoday.com mengatakan, rumah makan Samba Lado yang sudah lama tidak beroperasi tersebut digegerkan dengan ditemukannya sosok mayat oleh dua orang bocah yang kebetulan sedang asik bermain sepeda di sekitar lokasi tersebut.

Dijelaskan, Warga Korong Kapur, Nagari Sungai Buluh Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padangpariaman dikejutkan dengan penemuan mayat wanita separoh baya disamping Mushalla Rumah Makan Samba Lado yang telah lama tertutup tikar Selasa siang. Warga beramai ramai melihat temuan sosok mayat dalam keadaan terlungkup tersebut.

Tak lama kemudian, tambahnya, warga langsung memberikan laporan kepihak yang berwajib untuk mengamankan mayat tersebut. “Puluhan warga berbondong-bondong untuk melihat mayat yang tergeletak disamping rumah makan samba lado, hal ini sempat menghebohkan warga disekitarnya,” ungkap Am.Kapolres Padangpariaman, AKBP Rudi Yulianto, membenarkan adanya penemuan mayat wanita paroh baya diwilayah hukumnya.

Ia menjelaskan, mayat wanita paroh baya itu ditemukan warga dalam keadaan terlungkup disebuah rumah makan tanpa identitas. berdasarkan laporan masyarakat tersebut Tim Reskrim Polres Padangpariaman langsung menuju ke lokasi untuk olah TKP. Usai olah TKP, tambah Rudi, Tim Reskrim langsung membawa mayat korban ke Puskesmas Batang Anai guna otopsi penyebab kematian korban tersebut.

Hingga Rabu siang Polres Padangpariaman belum bisa memberikan informasi hasil penyelidikan berkenaan menjaga kepentingan titik terang penyelidikan kasus tersebut. Selain itu petugas juga kesulitan menidentifikasi korban karena tidak ada satu pun barang yang merujuk identitas korban. Kemudian, saat petugas mencoba mengambil sidik jari mayat juga tidak dapat terdaftar melalui database E-KTP yang dapat dimanfaatkan oleh petugas,tandasnya.(eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*