Wartawan Bukittinggi Belajar Dialog BA 1 C ke BW Luak Limopuluah

BW Luak Limopuluah dikunjungi Wartawan Bukittinggi.

BW Luak Limopuluah dikunjungi Wartawan Bukittinggi.

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Ternyata, rasa kebersamaan dan senasib sepenanggungan yang berhasil dibangun anggota Balai Wartawan Luak Limopuluah, memancing kecemburuan sosial bagi kalangan wartawan yang bertugas di Kota Bukittinggi.

Buktinya, untuk mencari tahu apa kiat anggota BW Payakumbuh mampu membangun rasa kebersamaan dan malah sukses menggelar sejumlah kegiatan termasuk acara besar dialog menuju  ‘BA 1 C’, yang menghadirkan para bakal calon Bupati untuk menyampaikan Misi dan Visinya di Balai Wartawan Luak Limopuluah, ternyata membuat wartawan Kota Bukittinggi ‘iri’ sekaligus ingin belajar ke BW Payakumbuh tentang kiat kawan-kawan wartawan Payakumbuh/Limapuluh Kota mampu membangun rasa kebersamaan tersebut.

”Kami salut, dengan kawan-kawan wartawan Payakumbuh/Limapuluh Kota  yang mampu menjalin kekompakan,” ujar Edison Sikumbang (KORAN PADANG) didampingi Uncu Nelson, Gatot (Haluan) dan  Edwar (Rakyat Sumbar) ketika bertamu ke Balai Wartawan Luak Limopuluah, Rabu siang (13/5).

Menurut keempat wartawan senior Kota Bukittinggi itu, rasa kebersamaan sesama insan pers tersebut, sudah lama hilang di Kota Bukittinggi. Padahal, dulu, wartawan Kota Bukittinggi terkenal kompak.

”Di Bukittingi, para wartawan terpecah-pecah. Masing-masing sibuk mendirikan perkumpulan wartawan,” aku Edison diamini oleh tiga rekannya. Menurut Edison Sikumbang, jika wartawan itu bersatu pasti akan kuat dan keberadaannya tentu akan disegani oleh berbagai kalangan. “Hal itu, telah berhasil dilakukan kawan-kawan wartawan di Payakumbuh dan Limapuluh Kota,” timpal Uncu Nelson sembari bertekad akan berusaha untuk menggalang rasa kebersamaan yang telah hancur berderai-derai itu di Kota Bukittinggi.

Sejumlah angggota BW Luak Limopuluah yang menerima kedatangan kawan wartawan Kota Bukittinggi itu, tak banyak memberikan komentar terkait pujian-pujian yang disampaikan kawan-kawan wartawan asal Bukittinggi itu. Kecuali, berusaha membuka ‘kartu’ bahwa resep kebersamaan yang berhasil dibangun wartawan Luak Limopuluah itu adalah, mampu menjalin komunikasi, saling menghargai dan hormat menghormati. Dan, tak kalah pentingnya adalah, mampu membangun rasa kebersamaan dalam arti senasib sepenanggungan.

”Resep kebersamaan yang kami bangun di BW Payakumbuh adalah, saling harga menghargai dan mampu menjalin rasa persaudaraan” ujar Jonres Marianto diamini oleh Nur Akmal, Dodi Syahputra, Rahma Dalius, Edwar dan sejumlah angota BW Luak Limopuluah lainnya.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas