Wartawan Piaman Mulai Bertani

Padang-today.com – Jagung, nasi, dan berbagai jenis sayuran merupakan hasil dari bercocok tanam yang dilakukan di ladang, kebun, maupun sawah. Ternyata berbagai sumber makanan kita banyak yang berasal dari hasil bertqni dan bercocok tanam.

Inilah sebabnya bertani merupakan kegiatan paling penting yang dilakukan oleh manusia untuk dapat bertahan hidup.

Tepat pada hari ini, Kamis (25/6) kelompok tani yang terdiri dari pewarta (wartawan) pariaman dan warga Koto Padang, Sikucua Barat, V Koto Kampuang Dalam mewujudkan kelompok tani dengan nama kelompok “WARTANI”

“Dengan terbentuknya kelompok tani untuk kelangsungan hidup bagi penggarap tani,” kata ketua terpilih secara aklamasi Syamsul Bahri, Kamis.

Ia mengatakan, secara legalitas kelompok wartani tersebut telah terwujud di Posko Balai Pemuda Koto Padang, Nagari Sikucua Barat dengan tujuan memberdayakan masyarakat penggarap kebun tani.

Ia berharap, dengan hadirnya kelompok itu dapat mensejahterakan warga dan dapat meningkatkan ekonomi anggota kelompok itu.

Ia menjelaskan, Kelompok tani Wartani, di Koto Padang, Kecamatan V Koto Kampuang Dalam, merupakan kelompok tani kelas Pemula yang baru terbentuk dan pengukuhannya dilakukan pada tanggal 25-6-2020.

Pengukuhan tersebut difasilitasi secara aktif oleh penyuluh Pertanian Lapangan, Rusdam, SPt. mPt  dan Koordinator Persatuan Wartawan Indonesia Pariaman, Iklas Bakri.

Menurutnya, pembentukan kelompok tersebut adalah berdasarkan keinginan dari anggota-anggota yang sudah tergabung di dalamnya (22 orang).

Dan sampailah pada kesepakatan untuk pengukuhan dan atas persetujuan PPL KecamatanV Koto Kampuang Dalamtl, maka kelompok tersebut dikukuhkan pada tanggal 25 Juni 2020.

Koordinator PPL V Koto Timur Rusdam mengatakan, dengan terbentuknya kelompok itu, pihaknya akan memberikan penyuluhan-penyuluhan dan melakukan Bimtek pengenalan perkebunan kepada kelompok itu.

Sementara ketua PWI Pariaman, Damanhuri mengatakan, dengan hadirnya kelompok tersebut dapat menjalin kenersamaan antara warga dan anggota.

Katanya, penggarap tanah kebun sudah hadir beberapa tahun lalu, Artinya, dengan bertani, berkebun dan berternak sudah hadir 10.000 tahun lalu.

Nah..! Tepatnya pada hari ini dengan terbentuknya kelompok tani tersebut dapat mempertahankan kelangsungan hidup para anggota.

“Mudah-mudahan dengan hadirnya kelompok wartani ini, dapat meningkatkan ekonomi warga dan anggota. Selain itu, terjalinya kebersamaan antara warga setempat dan anggota,” tutupnya.

Pada kesempatan itu, PPL Kecamatan V Kampung Dalam langsung meninjau lahan pertanian Kelompok Wartani yang telah dikukuhkan itu dengan kesedian lahan yang akan digarap sekitar 25 ha, dengan kondisi tanah siap bertani. (SugeR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*