Wawako Erwin Yunaz Buka Diskusi Implementasi Transaksi Non Tunai dan Sosialisasi GPN 

Wawako Erwin Yunaz Buka Diskusi Implementasi Transaksi Non Tunai dan Sosialisasi GPN

Wawako Erwin Yunaz Buka Diskusi Implementasi Transaksi Non Tunai dan Sosialisasi GPN 

Wawako Erwin Yunaz Buka Diskusi Implementasi Transaksi Non Tunai dan Sosialisasi GPN

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz membuka diskusi tentang implementasi transaksi non tunai dan sosialisasi Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) di Aula Lantai III, Balaikota Payakumbuh, Jumat (8/2/ 2019). Diskusi dan sosialisasi ini dihadiri oleh Perwakilan Bank Indonesia Sumbar Rihando selaku Kepala Divisi Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah, Logistik, dan Administrasi.

Wawako mengatakan kegiatan diskusi dan sosialisasi ini dilaksanakan menindaklanjuti Instruksi Presiden No. 10 Tahun 2016 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2016 dan 2017. Kemudian juga Edaran Menagri No 910/1867/SJ tanggal 17 April tentang Implementasi Transaksi Non Tunai pada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.

“Khusus untuk Kota Payakumbuh, penerapan Transaksi Non Tunai ini sudah dilaksanakan sejak tanggal 1 Januari 2018 dengan dikeluarkannya Instruksi Walikota Payakumbuh No 2 Tahun 2018 tentang implementasi Transaksi Non Tunai serta Surat Edaran Walikota Payakumbuh No 900/634/BKD/PYK-2018,” kata Wakil Walikota Payakumbuh.

Erwin Yunaz menjelaskan berkaitan dengan hal tersebut, tahap awal Kota Payakumbuh menerapkannya pada pelaksanaan transaksi belanja. Namun saat ini implementasi non tunai juga telah dilakukan sebagai transaksi pemerintah daerah yakni penerimaan dari sektor pajak.

“Dalam proses pengimplementasian transaksi non tunai berbagai kendala menjadi bagian dalam perjalanannya. Namun dengan semangat untuk dapat berpartisipasi aktif dalam menyukseskan gerakan non tunai ini. Alhamdulillah berbagai kendala tersebut dapat diatasi dan implementasinya tetap dilakukan dalam proses transaksi belanja maupun penerimaan daerah,” ujar Erwin Yunaz.

Wawako juga mengucapkan terimakasih kepada Bank Indonesia yang telah mengadakan diskusi dan sosialisasi tersebut sebagai sarana saling berbagi informasi terkait Transaksi Non Tunai dan Gerbang Pembayaran Non Tunai (GPN). Ia menambahkan bahwa GPN merupakan program yang telah direncanakan sejak 20 tahun lalu oleh pemerintah Indonesia.

“GPN ini merupakan langkah pemerintah untuk mengurangi dominasi asing, khususnya dalam sistem pembayaran. Dimana GPN ini merupakan sistem pembayaran jaringan domestik yang mengintegrasikan berbagai instrumen dan kanal pembayaran secara Nasional,” kata Wawako.

Erwin Yunaz berharap dan mengingatkan pentingnya materi diskusi tersebut, peserta diskusi dan sosialisasi yang berasal dari Kepala Badan, Kepala Dinas, Kepala Kantor, dan Bendahara di seluruh OPD di lingkungan Pemko Payakumbuh dapat mengikuti dengan maksimal. Selain itu, harapan juga kepada pemateri dapat berbagi dan memberikan ilmunya demi suksesnya Kota Payakumbuh dalam melaksanakan Transaksi Non Tunai tersebut.

“Untuk menyukseskan semua ini dibutuhkan komitmen bersama baik pada pihak pemerintah daerah maupun pihak perbankan, regulasi terkait kesiapan IT, yang jelas sebagai dasar pelaksanaan gerakan dan penguatan dari Sumber Daya Manusia,” katanya dihadapan rombongan Bank Nagari Sumbar Heri Fitrianto dan Pemimpin Bank Nagari Sumbar Cabang Payakumbuh Roni.

Diskusi dan sosialisasi ini sendiri menghadirkan Fitria Buswir dan Arifman Suwardi dari Bank Nagari Sumbar Cabang Payakumbuh.

Di penghujung pembukaan Wawako Erwin menyerahkan cenderamata berupa buku City of Randang dan  pihak Bank Indonesia menyerahkan buku GPN.(rel/Dodi Syahputra)

#lipsusbagprotokoler&dokumentasipemkopayakumbuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas