Wawako Pariaman, Stakeholder Harus Bersatu Dalam Kemajuan Pembangunan Serta Menyusun RPJM Desa Yang Terintegrasi

Peserta Rakor Pemko dan Pemdes.

Peserta Rakor Pemko dan Pemdes.

Pariaman, PADANGTODAY.com-Seluruh stakeholder harus bersatu dalam kemajuan pembangunan pemerintahan desa serta menyusun RPJMDesa yang terintegrasi. Hal ini disampaikan Wakil Walikota Pariaman Genius Umar pada acara Rapat Kordinasi Pemerintah Kota Pariaman dengan Pemerintah Desa dan Camat se-Kota Pariaman di Aula Balaikota Pariaman, Senin (20/4/) kemaren. Acara Rakor ini dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 20 – 21 april 2015.

Menurut Genius dengan diterapkanya UU No 6 tahun 2014 tentang Desa telah mengamanatkan kepada kepala desa agar seluruh sumber pendapatan desa digunakan untuk mendanai penyelenggaraan kewenangan desa yang mencakup penyelenggaraan pemerintah, pembangunan, pemberdayaan masyarakat dan kemasyarakatan, ungkap Genius.

Merujuk pada situasi tersebut, jelas Wakil Walikota, maka kepala desa beserta aparatnya harus benar-benar mempersiapkan diri dalam pengelolaan dana desa secara transparan dan akuntabel, serta mampu menetapkan prioritas penggunaan dana desa dan memonitoring penggunaan dana tersebut agar tepat sasaran, papar Genius Umar.

“ Dengan adanya RPJMDesa akan menjadi pondasi dalam perencanaan, penganggaran, sekaligus pelaksanaan pembangunan di desa, sehingga melalui Rakor pemerintahan Kota Pariaman pada tahun ini mampu merumuskan beberapa kebijakan dan program strategis untuk memacu percepatan pencapaian target pembangunan baik di desa maupun tingkat Kota Pariaman “, tukuk Wakil Walikota.

Sementara Kepala BPM Desa Lanefi selaku panitia acara mengatakan kepada www.padangtoday.com bahwa Rapat Kordinasi ini diikuti oleh seluruh Kepala Desa yang ada di Kota Pariaman sebanyak 55 Orang dengan narasumber dari BPM Desa, DPPKA, Bappeda, Kabag Ekbang, dan Kabag Hukum, jelasnya. Lanefi juga mengatakan bahwa saat ini desa mempunyai peranan yang sangat vital dan juga penyelenggaraan pemerintahan yang berhadapan langsung dengan masyarakat, tandasnya. Ia menambahkan, pelaksanaan pembangunan desa dimulai dari pembuatan perencanaan kemudian penganggaran sampai pelaksanaan dan evaluasi kegiatan. Selain itu, acara ini juga merupakan ajang silaturahmi antara para kepala desa dan pemerintah Kota dan juga sharing informasi dan isu-isu strategis tentang tata cara pengelolaan dana desa, tutupnya.(eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*