Wawako Sampaikan Nota Ranperda Pertanggunjawaban APBD 2015

Padangpanjang, padang-today – Wakil Wali (Wawako) Kota Padang Panjang Mawardi menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2015 kepada anggota DPRD setempat.

Wawako Padang Panjang menyampaikan itu melalui sidang paripurna DPRD yang dihadiri oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan lainnya di Padang Panjang, Senin.

Advertisements
Dia mengatakan, Penyampaian Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD, disamping merupakan amanat peraturan perundang-undangan, pada dasarnya juga merupakan gambaran laporan realisasi keuangan secara riil dari pelaksanaan APBD, baik dari sisi pendapatan, belanja dan pembiayaan yang disusun sesuai dengan kode rekening sebagaimana diatur dalam peraturan yang berlaku.
“Hal itu juga sudah diatur dalam Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah yang mana, kepala daerah harus menyampaikan Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD kepada DPRD paling lambat 6 bulan setelah tahun anggaran berakhir,” ujarnya.
Secara konseptual, pertanggungjawaban pelaksanaan APBD dapat dimaknai sebagai salah satu bentuk akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan sosial kemasyarakatan selama satu tahun anggaran.
Dari sisi realisasi pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp497,5 miliar dengan realisasi Rp505,1 miliar atau 101,53 persen.
Sedangkan, Pendapatan Asli Daerah, direncanakan sebesar Rp53 miliar dengan realisasi Rp67 miliar atau 126,32 persen. Kemudian dana transfer Pemerintah Pusat atau dana perimbangan, direncanakan sebesar Rp444,4 miliar dengan realisasi Rp438,1 miliar atau 98,57 persen.
Secara keseluruhan belanja daerah dan transfer Padang Panjang Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp630,8 miliar dengan realisasi Rp491,4 miliar atau 77,91 persen.
Sementara gambaran realisasi pembiayaan daerah 2015 mulia dari penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp150 miliar berasal dari sisa lebih pembiayaan anggaran tahun lalu dengan realisasi sebesar Rp150 miliar atau 100 persen.
Pengeluaran pembiayaan daerah berupa penyertaan modal Pemkot kepada Bank Nagari Sumbar direncanakan sebesar Rp16,8 miliar dengan realisasi sebesar Rp15,8 miliar atau 94,05 persen.
Dari gambaran realisasi pelaksanaan APBD 2015, dapat dikemukakan Pendapatan Rp505,1 miliar, Belanja Rp491,4 miliar Surplus atau defisit Rp13,7 miliar Pembiayaan Netto Rp134.2 miliar dan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Rp147,9 miliar.
Ketua DPRD Padang Panjang, Asril Kasuma mengatakan, penyampaian (Ranperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2015 itu akan dibahas ditingkat dewan.
“Kami akan berikan padangan melalui fraksi pada Rabu (27/7) setelah dibahas,” ujarnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*