Wilman Singkuan Dipastikan BA 8 M, DPRD Paripurna Internal Calon Pimpinan Dari Partai Demokrat

Calon Pimpinan DPRD Kota Payakumbuh.

Calon Pimpinan DPRD Kota Payakumbuh.

Advertisements


PAYAKUMBUH, PADANGTODAY.com-Rekomendasi Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kota Payakumbuh akhirnya dibahas dalam paripurna internal DPRD yang dilangsungkan Senin (6/10). Paripurna akhirnya menerima rekomendasi yang ditandatangani oleh Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Wardi AS dan Sekretaris Ady Suryatama. Wilman Singkuan akhirnya, menjabat Wakil Ketua DPRD bersama Ketua YB Dt Parmato Alam dan Suparman.

”Belum. Sementara, masih usulan nama pimpinan yang diajukan lewat berita acara DPRD yang diajukan ke Walikota Payakumbuh. Walikota kemudian membawanya ke Gubernur untuk disahkan,” demikian keterangan pimpinan sidang paripurna internal yang juga Wakil Ketua Sementara Suparman.

Bahwa kemudian, 3 nama ini akan menduduki jabatan pimpinan DPRD harus melewati proses sampai peresmian yang dilakukan dalam paripurna terbuka. Butuh waktu sekitar dua minggu lagi.

Di lain tempat, Kabag Tata Pemerintahan Erwan menyatakan prosesnya memang butuh waktu. Saat dua nama pimpinan, dari Partai Golkar dan PKS diajukan ke Walikota lalu ke Gubernur, pihak Gubernur meminta agar menunggu tiga nama. Maka, ditunggulah nama usulan Partai Demokrat hingga tanggal 30 September lalu.

”Tidak bisa instan. Jika hari ini telah diparipurnakan, mengumumkan nama usulan Partai Demokrat, maka harus dibawa dulu ke provinsi. Di Gubernur butuh waktu tiga atau empat hari paling lama. Makanya, sekitar minggu ketiga Oktober nanti baru bisa diparipurnaterbukakan,” prediksi Erwan sembari menegaskan.

Terhambatkah kinerja DPRD sebab urusan pimpinan DPRD definitif ini? YB Datuak Parmato Alam dan Suparman mengakui. Iya! Sebab, belum definitifnya Ketua dan dua orang Wakil Ketua, maka alat kelengkapan DPRD belum juga terbentuk. Maka kinerja pembahasan APBD P 2014, belum lagi APBD 2015 bakal molor.

Menyoal konsekuensi ini, Ketua Sementara DPRD Kota Payakumbuh YB Dt Parmato Alam mengatakan bahwa DPRD terus memacu kinerja yang kini dilakukan. Sebenarnya, dua pansus Tata Tertib dan Kode Etik telah menyelesaikan tugasnya. Dua pekerjaan pertama ini belum dapat, disahkan.

”Dalam aturan perundang-undangan, pengesahan Tata Tertib dan Kode Etik termasuk Alat Kelengkapan DPRD harus dilakukan setelah pimpinan definitif terbentuk. Terpaksa kita menunggu,” ujar YB Dt Parmato Alam.

Namun, alas politisi Partai Golkar yang juga Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Payakumbuh ini, seluruh agenda kerja DPRD Payakumbuh terus dipacu. Segala hal yang bisa dikerjakan, dikerjakan dengan baik. Semangat anggota DPRD Payakumbuh, baik yang sudah menjadi anggota sebelumnya, maupun 15 orang yang baru tetap tinggi.

Wilman Singkuan sendiri, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa telah digelar paripurna internal. Namanya tetap sesuai SK Dewan Pimpinan Pusat dengan SK bernomor 55/SK/DPP.PD/VIII/2014, telah dikantongi oleh Wilman Singkuan. Surat Keputusan tertanggal 28 Agustus 2014 itu menjadi azimat kuat bagi Wilman Singkuan sebab resmi ditandatangani langsung oleh Dewan Pengurus Pusat Partai Demokrat,  Ketua Harian Dr Syariefuddin Hasan dan Sekjen Edhie Baskoro Yudhoyono MSc. Wilman Singkuan akhirnya setelah sekian lama tertunda direkomendasi DPC Partai Demokrat Payakumbuh.

”Amanah dan tugas partai harus kita jalankan dengan baik. Sama halnya dengan amanat DPP memang harus diteruskan berkesusaian oleh DPC. Itu mekanisme Partai Demokrat,” ujar Wilman Singkuan.(malin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*