Wirianto : Pembinaan Olahraga Harus Dilakukan di Daerah

Suasanan Rapat Anggota KONI Sumbar.

Suasanan Rapat Anggota KONI Sumbar.

LIMAPULUH KOTA, PADANGTODAY.COM -Rapat Anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sumbar, diakui berlangsung dengan semangat olahraga terbaik, akhir pekan lalu di Padang. 55 cabang olahraga dan 19 KONI kabupaten/kota dengan masing-masing tiga orang utusan peserta, mampu memperlihatkan semangat bermusyawarah dengan optimal. Rekomendasi yang dihasilkan begitu mumpuni dan menelurkan banyak pemikiran terbaik bagi pembinaan olahraga prestasi Sumbar ke depan.

Diakui oleh Ketua KONI Limapuluh Kota, Davis Emha bahwa rapat yang diselenggarakan oleh KONI Sumbar kali ini dinilai tebaik dalam pelaksanaan. Sebab, merunut pada rapat-rapat sebelumnya, banyak hal yang bisa menjadi sengketa, kini hal itu sudah ditanggapi dengan kepala dingin dan semangat olahraga.

Davis Emha, bersama Wakil Ketua I Budi Febriandi, dan Sekretaris Wirianto Dt Paduko Basa Marajo hadir di meja KONI Kabupaten Limapuluh Kota. Di depannya, KONI Kota Payakumbuh, yang hadir Wakil Ketua I Ostimardi, Wakil Ketua II Eri Bastari, dan Ketua Bidang Rena Zurmanuddin, serta Ketua Bidang Media dan Humas Dodi Syahputra.

Dua daerah ini tampil aktif di Rapat Anggota yang dipimpin oleh enam punggawa KONI Sumbar, Ketua Syahrial Bakhtiar, Wakil Ketua I Syaiful, Wakil Ketua II Handrianto, Wakil Ketua III S Budi Syukur, Wakil Ketua IV Sutrisno Abu Bakar, dan Sekretaris Indra Jaya. Saat sesi pandangan umum, nyaris seluruh utusan menyampaikan pandangannya. Respon yang sangat luar biasa.

Para insan media yang biasa meliput di KONI Sumbar merasa takjub. Rapat Anggota 2014 ini betul-betul maksimal. Hartono, Rakhmatul Akbar, Dede Amri dan Tommy D Rapers yang anggota Bidang Media dan Hubungan Masyarakat KONI Sumbar setia mengawal informasi para insane media selama kegiatan berlangsung Jumat dan Sabtu itu.

Permintaan daerah bermunculan. Saat Kabupaten Dharmasraya menampilkan kesiapan Pekan Olahraga Provinsi XIII, banyak daerah yang mengatakan belum puas. Sebab, materi yang diekspos merupakan materi yang sama dengan ekspos yang sudah pernah dilihat. Masalah muncul, saat Pasaman Barat yang digadang menjadi tuan rumah Porprov XIV 2016 tidak muncul.

”Keputusan, tadi rapat sudah sepakati untuk Porprov XIV dilaksanakan di Kota Padang,” ujar Ketua Panitia Pelaksana Rapat Anggota Syaiful.

Saat pandangan umum dilangsungkan, muncul argumentasi positif dari KONI Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh. Limapuluh Kota disuarakan oleh Sekretaris KONI Wirianto menyampaikan agar; pertama, desentralisasi pembinaan olahraga daerah, dilakukan dengan managerial sempurna. Atlet yang dipersiapkan untuk iven nasional semestinya dibina di daerah asal, sebab menjadi aset daerah. Perimbangan pembinaan di daerah, juga akan memunculkan semangat tersendiri.

”Lalu, koordinasi penyelenggaraan iven, Cabor di tingkat provinsi, mestinya ditingkatkan koordinasi sampai ke tingkat daerah. Sehingga cabang olahraga di daerah juga mengikuti setiap respon perkembangan dan peningkatan kualitas iven tersebut,” ujar Wirianto.

Persoalan anggaran yang diterima di KONI Provinsi, sebaiknya juga disebarkan dalam bentuk tertentu kepada KONI di daerah. KONI Limapuluh Kota melihat ini sebagai posisi yang tepat bagi KONI Provinsi dalam membina KONI-KONI di daerah.

Lain lagi, dari KONI Payakumbuh, Ostimardi menyampaikan bahwa konsistensi program KONI Sumbar harus diterapkan terhadap peraturan yang dibuat oleh KONI Sumbar sendiri. Konsistensi ini, akan meningkatkan harkat dan martabat kepengurusan olahraga di Sumbar. Lalu, menyoal pendanaan, ke depan harus ada standar yang jelas. KONI Provinsi harus memfasilitasi KONI di daerah dalam membuat standar pembiayaan serta hibah di daerah.

”Kami juga meminta agar di Sumbar seluruhnya, diciptakan sebuah lembaga kedinasan yang hanya fokus di bidang olahraga. Jangankann dinas, kantor saja sudah jadi. Artinya, tidak bercampur aduk antara pembinaan olahraga dengan bidang lain.(malin​)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*